Sunday, January 25, 2026

Hemat Pakan Panen Besar

Rekomendasi
- Advertisement -

Hasil panen meningkat 56% setelah pakan dicampur enzim.

Produksi bandeng meningkat tajam setelah peternak mencampur pakan dengan enzim asal papain.
Produksi bandeng meningkat tajam setelah peternak mencampur pakan dengan enzim asal papain.

Senyum menghias wajah Sungastin. Peternak di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, itu memanen 2,5 ton bandeng dari tambak 2 ha pada Juli—Agustus 2014. Namun, ia hanya menjual 2,2 ton. Sisanya ia bagikan ke tetangga dan kerabat. Pada budidaya sebelumnnya ia hanya menuai maksimal 1,6 ton Chanos chanos. Tentu saja peningkatan hasil 56% itu mendongkrak keuntungan peternak sejak awal 2010 itu.

Saat itu harga bandeng Rp18.500 per kg sehingga omzetnya Rp40,7-juta. Setelah dikurangi ongkos produksi Rp20,35-juta laba Sungastin Rp20,35-juta. Bandingkan dengan panen-panen sebelumnya yang memberikan laba hanya Rp9,25-juta. Artinya pendapatan Sungastin meningkat 120%. Selain keuntungan melonjak, masa pemeliharaan pun lebih singkat. Ia memanen milkfish 5,5 bulan setelah tebar, semula 6—7 bulan.

Diperkaya enzim

Akhmad Fairus Mai Soni, meriset budidaya ikan bandeng menggunakan pakan rendah protein yang diperkaya enzim.
Akhmad Fairus Mai Soni, meriset budidaya ikan bandeng menggunakan pakan rendah protein yang diperkaya enzim.

Air tambak pun lebih bening sehingga ikan lebih sehat. “Bandeng ‘mabuk’ jika air keruh,” kata ibu 2 anak itu. Apa rahasia Sungastin memperoleh keuntungan besar? Ternyata ia hanya menambahkan enzim pada pakan bandeng. Enzim itu berupa serbuk halus berwarna jingga. Sungastin melarutkan 5 g enzim ke dalam 1 l air. Kemudian ia mencampurkan larutan enzim ke dalam wadah berisi 20 kg pakan. Pemberian pakan sekali sehari saat siang.

Sejatinya Sungastin memberikan pelet setelah bandeng menghuni tambak 2—2,5 bulan. Nener atau benih bandeng tidak mendapatkan pakan saat awal penebaran. “Saat itu ikan mengonsumsi pakan alami berupa klekap,” kata Sungastin. Ia mendapat enzim dari periset di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP), Jepara, Jawa Tengah, Erik Sutikno SP.

Sebutan enzim dari BBPBAP adalah newzime yang mengandung berbagai enzim seperti protease, amilase, dan lipase. Menurut Erik peningkatan produksi terjadi karena penyerapan nutrisi berlangsung sempurna sehingga pertumbuhan bandeng bagus. Buktinya panjang ikan mencapai 2 cm dalam 15 hari. Bandeng dari peternak lain memerlukan waktu satu bulan untuk mencapai ukuran serupa.

Hemat pakan

Enzim pada pakan meningkatkan nilai kecernaan pakan.
Enzim pada pakan meningkatkan nilai kecernaan pakan.

Kelebihan lain penggunaan enzim yaitu petambak bisa memberikan pakan rendah protein. Peternak bandeng lazim menggunakan pelet berprotein 25%. “Setelah memakai enzim peternak bisa memanfaatkan pelet berprotein rendah 14—16%,” kata alumnus Jurusan Pertanian Universitas Muria Kudus itu. Harga pakan berprotein tinggi Rp7.500 per kg, sedangkan pelet protein rendah Rp5.500 per kg.

Peternak memerlukan rata-rata 3 ton pakan dalam satu siklus jika kolam berpopulasi 6.000 bandeng. Total jenderal mereka merogoh kocek Rp22,5-juta (pakan protein tinggi) atau Rp16,5-juta (pakan protein rendah). Artinya peternak bisa menghemat biaya pembelian pakan 27% jika menggunakan protein berprotein rendah. Hal itu sangat menguntungkan petambak bandeng.

Apalagi harga pakan cenderung naik saban tahun. Erik menjamin pembelian enzim tidak membebani ongkos produksi secara signifikan. BBPBAP menjual 1 kg enzim seharga Rp1-juta. “Satu kilogram enzim digunakan untuk 4 ton pakan,” kata Erik. Biaya enzim terbayar dari hasil penjualan panen.

Erik Sutikno dan peternak di tambak bandeng di Jepara, Jawa Tengah.
Erik Sutikno dan peternak di tambak bandeng di Jepara, Jawa Tengah.

Peningkatan produksi bandeng menggunakan pakan rendah protein yang diperkaya enzim sesuai dengan riset ilmiah oleh Dr Ir Akhmad Fairus Mai Soni MSc, Erik Sutikno SP, dan I Made Suitha APi dari BBPBAP, Jepara, Jawa Tengah. Akhmad dan tim menebar 6.000 nener seukuran 7—8 cm di dua tambak masing-masing berukuran 90 m x 150 m dan 80 m x 170 m. Tim peneliti mengandalkan pakan alami pada 2 bulan pertama.

Selanjutnya ikan terbagi menjadi 2 kelompok yakni kontrol dan enrichted atau diperkaya enzim. Kelompok kontrol mendapat asupan pakan berprotein 20% tanpa diperkaya enzim. Sementara peneliti memberikan pakan berprotein 15% yang diperkaya enzim kepada kelompok enriched. Setiap 30 kg pakan mengandung 7,5 g enzim. Akhmad dan rekan mengulang perlakuan itu sekali.

Bikin sendiri
Pemberian pakan sekali sehari pada pukul 12.00. Periset memanen bandeng 5 bulan setelah tebar. Hasilnya peneliti memanen 1.710—1.770 kg bandeng berbobot rata-rata 300—310 g dari kolam kontrol. Bandingkan dengan hasil panen dari kolam diperkaya enzim yang mencapai 2.590—2.700 kg ikan berbobot 480—500 g. Artinya ada selisih produksi 883—933 kg antara kolam kontrol dengan kolam enriched.

557_ 127Akhmad dan tim menghitung petani meraih keuntungan Rp4.290—Rp4.620 per kg pada kolam kontrol, sedangkan pada kolam enriched petani menuai laba Rp8.390—Rp9.840 per kg. Terdapat peningkatan pendapatan 196%—225% jika menggunakan pakan diperkaya enzim. Hasil penelitian juga menunjukkan terjadi penurunan Food Convertino Ratio (FCR) dari 1,87—1,93 (kontrol) menjadi 1,22—1,27 (enriched).

Artinya petani memerlukan 1,22—1,27 pakan untuk mendapatkan 1 kg daging. Menurut Erik enzim yang digunakan Sungastin adalah papain yang terdapat dalam pepaya mengkal. Pembuatan enzim relatif mudah (Lihat ilustrasi: Mudah Bikin Papain). Untuk memperoleh 1 kg enzim didapat dari 12—15 kg pepaya. “Peternak bisa membuat enzim ini,” kata pria kelahiran Bojonegoro, Jawa Tengah itu. Harapannya keuntungan yang didapat petani bisa lebih memadai. Pemakaian enzim pada pakan menjadi solusi peningkatan produksi bandeng dengan biaya lebih murah. (Riefza Vebriansyah)

Previous article
Next article
Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img