Sunday, January 25, 2026

Pembawa Damai Nan Elegan

Rekomendasi
- Advertisement -

Merpati hias baru tampil elegan.

Merpati hias hungarian giant, bersosok besar.
Merpati hias hungarian giant, bersosok besar.

Jika suatu saat mendengar african owl jangan salah terka. Itu bukan burung hantu asal benua hitam. African owl adalah merpati hasil seleksi pada abad ke-19. Penampilannya unik karena berparuh sangat pendek dan membengkok ke bawah, persis paruh burung hantu Tyto alba. Saat berjalan, badannya selalu tegak, sedangkan kepalanya melengkung. Merpati itu memang berasal dari Tunisia, Afrika.

Ukuran tubuh african owl lebih kecil daripada merpati hias lain. Pehobi di Cilebut, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Robert Hardianto, menuturkan, ciri khas lain african owl ialah bulu balik di dada, seperti dasi. Namanya jabot atau kravat. Bulu itu berupa jambul yang tumbuh di leher dan menurun ke dada bagian depan. Hardianto mengoleksi beragam warna african owl, yakni hitam, biru, cokelat, merah, putih, atau kombinasi warna-warna itu dalam bentuk tutul, lurik, atau bercak.

Raksasa hungaria

Robert Hardianto, kolektor merpati di Cilebut, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Robert Hardianto, kolektor merpati di Cilebut, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Selain african owl, Hardianto juga mengoleksi merpati hungarian giant. Disebut giant alias raksasa karena berukuran besar, hampir seperti ayam. Merpati itu berasal dari Hungaria dan bersifat endemik Eropa. Merpati itu berbulu putih bersih dan bola mata berwarna hitam. Di sekeliling mata terdapat kulit tanpa bulu berwarna kekuningan. Posisi tubuh datar, kuat, dan elegan.

Panjang tubuh sekitar 60 cm dan bobot sekitar 1.000 gram. Raksasa hungaria berkepala besar dan berjambul. Bulunya lebat dan panjang hingga menutupi kaki atau disebut simbar. Warna-warna bulu cukup beragam dengan warna standar putih dan kehitaman. Hardianto memiliki 4 hungarian giant. Varietas yang tergolong tipe utility itu, populasinya sedikit. Oleh karena itulah beberapa tahun terakhir, penangkar di luar Eropa meminatinya.

Merpati hungarian homer.
Merpati hungarian homer.

Koleksi lainnya, hungarian homer. Merpati hias asal Hungaria itu berukuran besar, posisi tubuh setengah tegak, kuat, dan gagah. Panjang tubuh sekitar 37—40 cm dan tinggi 30 cm. Kepala bulat tanpa jambul, paruh kokoh, kaki tidak berbulu. Warna bulu hungarian homer lebih variatif, bisa polos maupun bercorak. Alumnus Universitas Islam Bandung itu mengoleksi sekitar 50 merpati hias.

Kolektor merpati lainnya Ferry Maulana di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Ia mengoleksi 20 african owl dan 10 hungarian homer. Ferry Maulana memperolehnya dari Filipina. Namun, menurut Ferry ketiga jenis merpati itu diimpor dari Amerika. Di Indonesia harganya pun jauh di atas merpati hias lain. Harga indukan merpati baru mencapai Rp 10-juta sepasang.

Merpati gondok

Merpati african owl berparuh mirip burung hantu.
Merpati african owl berparuh mirip burung hantu.

Selain itu Hardianto juga mengoleksi 5 pomeranian pouter. Merpati dari daerah Pomeranian, Jerman, itu juga sohor dengan sebutan boulant de poméranie, pommerscher kröpfer, dan gozzuto di pomerania. Masyarakat Indonesia menyebut pomeranian sebagai merpati gondok. Harap mafhum temboloknya menggembung bulat dan sangat besar, berada di depan.

Tembolok terangkat hingga mendesak dagu dan paruh. Itulah sebabnya sohor dengan sebutan gondok. Sosok merpati pomeranian pouter cantik dan unik. Bulu tembolok berwarna terang berbentuk mirip bulan sabit. Bulan sabit yang melingkar dengan kedua ujung bulan sabit itu berada di dekat kedua matanya. Kaki tinggi penuh bulu-bulu hias yang panjang dan lebat, menyerupai sayap.

Robert Hardianto melepas merpati koleksinya di halaman.
Robert Hardianto melepas merpati koleksinya di halaman.

Tubuh pomeranian tinggi dan tegap dengan pinggang yang langsing. Jika berdiri, ia tampak sigap, membentuk sudut 60°. Bulu-bulu indah dan halus. Warna bulu bervariasi. Bulu kaki, ekor, dan sayap terbangnya berwarna putih. Menurut Hardianto pehobi mudah menjinakkan pomeranian pouter. Satwa simbol perdamaian itu merupakan burung menyenangkan. Sebab burung senang memamerkan tubuh kian kemari untuk menarik perhatian.

Pomeranian pouter tergolong merpati kekar dan kuat, dengan posisi tegak, dada lebar. Ukuran mencapai 50 cm dari kepala sampai kaki. Kepala bulat tanpa jambul, paruh berukuran menengah, dan mata cerah berwarna kekuningan. Sayap dan ekor pomeranian relatif panjang, melandai ke belakang. Bobot tubuh pomeranian pouter jantan atau betina rata-rata 600–800 gram.

Merpati pomeranian pouter.
Merpati pomeranian pouter.

Warna bulu merpati pomeranian sangat beragam. Pomeranian pouter milik Robert Hardianto dengan pola standar berupa bulu-primer, sayap berwarna putih. Pomeranian mampu terbang dengan baik, tetapi pengembangan difokuskan pada kualitas penampilan tubuh. (Marietta Ramadhani)

Previous article
Next article
Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img