Buah salak yang manis, masam, dan sepat berkhasiat sebagai obat. Menurut penelitian Pusat Studi Biofarmaka, Institut Pertanian Bogor, salak mengandung vitamin C dan betakaroten sehingga dapat menjaga kesehatan mata. Kandungan betakaroten pada buah salak 5,5 kali lebih besar daripada mangga, 3 kali dari jambu dan 5 kali dari semangka. Selain itu, mengonsumsi 20 gram salak muda dapat mengurangi penyakit diare. Sebab, buah anggota famili Arecaceae itu mengandung antioksidan alami, yakni asam klorogenat, (-)-epikatekin, dan proanthocyanidins.
