Tersenyum lebar, Dwi Agustina—putri ke-2 Seng Tie—mengangkat piala grand champion. Gemuruh tepuk tangan peserta membahana di panggung penyerahan piala.
Dengan sorot mata tajam Batara Siwa mengawasi alam semesta dari singgasana di kahyangan. Sebuah mahkota bertengger di kepala membuat sosok sang dewa perusak dalam kepercayaan agama Hindu itu kian berwibawa.
Sembari membongkar rak tanaman, Asep terus tersenyum. Selama 3 minggu pameran Flona Agustus 2003 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, 1.000 pot euphorbia habis diborong konsumen.