Sunday, June 16, 2024

Bali Rutin Ekspor Kakao ke Pasar Mancanegara

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Provinsi Bali tidak hanya terkenal dengan keindahan objek wisata. Namun, Bali memiliki sentra-sentra kakao unggulan yang berpotensi untuk ekspor mengisi pasar mancanegara.

Salah satu koperasi di Bali yang rutin mengekspor kakao adalah Koperasi Kakao Kerta Semaya Samaniya. I Ketut Wiadnyana, Ketua Koperasi Kakao Kerta Semaya Samaniya, mengatakan, koperasi yang dipimpinnya rutin mengekspor kakao sebanyak 0,5–15,5 ton per tahun.

Tujuan negara ekspor antara lain Prancis, Belanda, Amerika Serikat, Jepang, Swiss, dan Belgia. Menurutnya, kesuksesan ekspor kakao itu berkat ketekunan dan komitmen bersama antara kelompok tani dan koperasi.

Lebih lanjut, ia menceritakan kisah perjalanan Koperasi Kakao Kerta Semaya Samaniya. Koperasi berdiri sejak 8 Mei 2006, dengan jumlah anggota sertifikasi sebanyak 609 orang.

Koperasi Kakao Kerta Semaya Samaniya telah menurunkan olahan produk kakao, seperti nibs kakao yang dijual ke lokal PT Bali, kakao kul-kul sebanyak 1 ton per bulan, dan Bali Varenyam sebanyak 100 kilogram per bulan.

Target ke depan tidak hanya nibs. Ia mengaku tengah mengupayakan produksi dan ekspor produk olahan cokelat yang bernilai tambah lebih tinggi. Dengan begitu, pekebun kakao yang tergabung dalam koperasi dapat memperoleh keuntungan yang cukup signifikan dan stabil.

“Koperasi pun continue mendampingi petani, memberikan saran advokasi serta melalui pendampingan dari koperasi dapat merubah mindset pekebun agar lebih memperhatikan proses hulu hingga ke hilir sehingga hasil produksi dan produktivitas berkualitas mutu baik dan berdaya saing,” jelasnya seperti dikutip dari laman ditjenbun.pertanian.go.id.

Ia berharap, ke depan ada dukungan alat-alat penunjang seperti mesin-mesin yang kapasitasnya lebih besar sehingga koperasi dan pekebun bisa menjual pasta, butter, dan powder, baik lokal maupun ekspor.

Sementara itu, Plt. Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Baginda Siagian, mengapresiasi langkah yang dilakukan Koperasi Kakao Kerta Semaya Samaniya. Menurutnya, sentra kakao lain perlu mereplikasi konsep dan sistem yang diterapkan Koperasi Kakao Kerta Semaya Samaniya, seperti membangun kemitraan yang kuat.

“Perlu juga memperkuat branding melalui promosi, dan Ditjen Perkebunan akan hadir di aspek tersebut untuk membantu promosi,” tuturnya.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Berniaga Bibit Buah Naga, Pekebun di Subang dapat Cuan Puluhan juta

Trubus.id—Dedi Sumardi selalu kebanjiran pesanan ribuan bibit buah naga. Total sekitar 2.480 batang bibit yang terjual dalam sebulan.  Ia...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img