Friday, August 12, 2022

Bebeb Louhan Kampiun

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Bebeb, louhan jenis chen cu A peraih grand champion. (Dok. Asep Kurnia Mulyadi.)

Perawatan intensif kunci kemenangan Bebeb di kontes louhan nasional.

Trubus — Louhan jenis chen cu A berenang dengan elegan di akuarium. Setiap juri memancing dengan mainan wayang berbentuk ikan dari balik akuarium. Louhan berumur 1,5 tahun itu aktif merespons. Hingga penilaian hari terakhir ikan konsisten tampil prima. Lima juri nasional sepakat memberikan gelar grand champion (GC) kepada ikan milik pehobi di Jakarta, Asep Kurnia Mulyadi.

Pehobi di Jakarta, Asep
Kurnia Mulyadi. (Dok. Asep Kurnia Mulyadi.)

Menurut juri asal Kota Surakarta, Jawa Tengah, Agus Triono, rata-rata peserta berkualitas baik. Apalagi ketika penentuan grand champion. Setiap kandidat sudah meraih juara di kelas masing-masing. “Sebetulnya performa para juara merata,” kata Agus. Namun, pesaing terdekat louhan itu memiliki kekurangan seperti bibir agak miring dan terdapat sobekan di ekor. Akhirnya dewan juri memutuskan ikan juara kelas chen cu A sebagai grand champion.

Perawatan khusus

Menurut Agus ikan itu konsisten menunjukkan performa apik hingga penilaian akhir dan memiliki fisik paling sedikit minus. Asep tidak menyangka klangenannya menjadi yang terbaik pada ajang Liga Louhan 1 2020 di Mall Season City, Jakarta Barat, pada 11—15 Maret 2020 itu. “Mungkin hanya bejo (beruntung, red),” kata pehobi louhan sejak 2012 itu. Asep mengatakan, potensi genetik ikan bagus.
Ia hanya fokus pada perwatan harian dan perawatan khusus 10 hari menjelang kontes. Perawatan harian meliputi memberi pakan teratur dan menjaga kualitas air dengan membersihkan kotoran sisa metabolisme ikan. Adapun perawatan khusus perlu mengenal karakteristik ikan. Asep mencotohkan, Bebeb—nama klangenan Asep—memiliki kelemahan pada tubuh. Kekurangan terutama pada warna, mutiara dan kepala atau jenong.

Juri kontes louhan tengah menilai performa peserta. (Dok. Asep Kurnia Mulyadi.)

Cara menambal kekurangan dengan rutin memberikan suplemen khusus. Ia mencampurkan suplemen serbuk sejak 10 hari menjelang kontes. Suplemen terutama untuk mengoptimalkan warna dan jenong. Adapun menu pakan menjelang kontes berupa cacing beku pada pagi dan pelet saat malam. “Sesekali memberikan udang sebagai menu pengganti,” kata Asep. Udang salah satu pakan yang bisa mengoptimalkan warna ikan.

Hasilnya ikan tangkaran pehobi louhan di Kota Semarang, Jawa Tengah, Andi Az itu berhasil meraih gelar bergengsi karena potensi optimal berpadu perawatan intensif. Senada dengan Asep, pehobi di Kota Depok, Jawa Barat, David Cornelius juga menerapkan perawatan intensif. Hasilnya, klangenannya bisa meraih mini champion atau terbaik pada kelas mini.

Perawatan intensif itu terutama 2—3 pekan menjelang kontes. “Utamanya harus tahu karakter ikan,” kata David. Karakter meliputi fisik dan mental. Karakter fisik salah satunya proposional. “Terlalu banyak makan pun jadi gemuk, sehingga kurang proposional,” kata pehobi louhan anggota Tim STRP itu. Menurut David pemberian pakan sedikit dan sering lebih baik dibandingkan dengan pemberian pakan banyak jarang. “Minimal 4 kali sehari,” kata pehobi louhan sejak 2019 itu.

Ikan milik David Cornelius meraih mini champion. (Dok. Asep Kurnia Mulyadi.)

Tanpa seremoni

Kiat lainnya optimalisasi pakan sesuai kebutuhan. Pakan 2—3 pekan menjelang kontes antara lain, pelet, udang, dan cacing beku. “Pakan tergantung kebutuhan ikan, misal tubuh kurang tebal bisa diberi udang, atau warna kurang cerah bisa menambahkan suplemen aksasantin untuk menambah kecerahan warna ikan,” kata David. Namun, David mengingatkan pemberian aksasantin berlebihan memicu warna menjadi gelap.

Menurut ketua panitia acara, Wahid Supriadi, Liga 1 2020 merupakan perhelatan awal liga pada 2020. Total 418 ikan terbagi menjadi 17 kelas memeriahkan kontes. Peserta terjauh dari Kota Medan, Sumatera Utara dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Peserta lainnya dari Bandung, Jawa Barat, Semarang, Jawa Tengah, dan Jakarta.

Total 5 juri nasional dari Jakarta, Bandung, dan Surakarta menilai ikan. Sayang, seremoni penyerahan piala tidak terselenggara. Pemerintah melarang keramaian sejak 15 Maret 2020. Menurut Ketua Perhimpunan Pencinta Louhan Indonesia (P2LI), Nelsen Hartono, seremoni penyerahan piala liga 1 2020 diselenggarakan berbarengan pada kontes liga 2 mendatang. (Muhamad Fajar Ramadhan)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img