Saturday, June 6, 2026

Belalang Memiliki Kandungan Protein Tinggi

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Selama ini masakan berbasis belalang masih dianggap oddities, makanan aneh! Padahal, belalang memiliki kandungan protein tinggi. Kalau steik sapi kadar proteinnya mencapai 57%, belalang bisa mencapai 62%, bahkan lebih.

Lagi pula, karena ukurannya kecil, kuliner belalang lebih mudah dikunyah. Belalang tidak hanya dikonsumsi pahanya seperti kodok. Belalang kayu Melanoplus cinereus yang banyak dijual eceran ataupun partai besar bisa dikonsumsi secara utuh. Hanya sayap dan kotorannya yang dibuang. Seluruh bagian tubuh belalang dapat disatai, direnteng, atau dimasak sebagai camilan.

Adapun di Meksiko, belalang sudah menjadi makanan tradisional sejak zaman orang Indian berjaya ratusan tahun lalu. Mereka menyebutnya chapulines. Biasanya, chapulines dimakan dengan lembaran roti tortilla, bubur kacang hitam, dan keju khas yang disebut quesillo. Jangan lupa, bumbunya ada macam-macam cabai dan paprika.

Secara umum di Amerika Serikat dan Eropa, masakan belalang dikaitkan dengan rasa kacang, rasa jamur, dan rasa udang.

Di Malaysia, belalang warna kuning kehijauan dengan titik-titik hitam, disebut belalang kunyit Valanga nigriconis, paling disukai. Permintaan belalang di Malaysia biasanya memuncak antara Agustus–Oktober.

Tidak hanya dikonsumsi, sejak dahulu banyak juga jenis belalang yang dipelihara sebagai hiasan. Jenis yang paling banyak dijadikan mainan anak-anak adalah belalang sembah atau praying mantis.

Namun, yang umum disukai remaja di Inggris adalah belalang ranting dan belalang daun. Kedua jenis itu menyesuaikan warna dan bentuk tubuh dengan habitatnya. Ada juga jenis belalang batu. Warna sayapnya menyerupai tanah sehingga mudah menyamar di antara kerikil.

Belalang cengkadak betina terkenal ganasnya. Mereka selalu memangsa yang jantan setelah selesai bersanggama. Itulah jenis belalang pemakan serangga dan kanibal. Adapun yang dimakan adalah belalang pemakan daun dan bunga, yang dikenal umum sebagai hama, baik di Afrika maupun Australia.

Di Nusantara, belalang memiliki tempat terhormat dan sering dijadikan bahan peribahasa. Ada istilah “pecah mata belalang” kalau tidur awal. Ada juga pepatah “belalang saja bisa menuai” untuk rezeki yang datang dengan mudah dan tidak disangka-sangka.

Ada juga kepercayaan “lain ladang lain belalang” yang mengisyaratkan setiap puak punya adat istiadat tersendiri. Namun, ini juga mengisyaratkan ada banyak spesies belalang, diperkirakan lebih dari 10.000 jenis di seluruh muka Bumi.

Sebagian hama, sebagian hiasan, dan sebagian lagi untuk obat ataupun perbaikan gizi. Larva belalang tertentu diyakini bisa membuat anak-anak cerdas karena kaya dengan Omega 3, 6, dan 9.

Sementara itu, dalam kebudayaan Jepang, belalang dipercaya sebagai lambang percaya diri. Di Yunani kuno, belalang menyimbolkan lompatan iman. Akhirnya, boleh dicatat bagaimana Nabi Musa menggunakan belalang untuk melawan Firaun. Cerita itu membuat belalang sudah muncul dalam teks-teks hieroglip, dari zaman Mesir kuno.


Artikel Terbaru

Cangkang Udang Jadi Sumber Astaxanthin Bernilai Tinggi

Cangkang udang yang selama ini terbuang sebagai limbah ternyata menyimpan potensi ekonomi besar. Melalui inovasi berbasis bioteknologi, limbah tersebut...

More Articles Like This