Monday, April 15, 2024

Budidaya Lele Menguntungkan : Potensi Pasar Terus Berkembang

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Penjual penyetan lele kian menjamur, menandakan kebutuhan pasokan lele juga tinggi. Hal itu menjadi keuntungan bagi pembudidaya lele. Tidak hanya soal  pasar, lele yang menguntungkan juga datang dari proses budidaya.

Lele jenis ikan yang sanggup hidup berdesak-desakan. Toleransi hidup dalam kepadatannya sangat tinggi sehingga peternak bisa memanfaatkan lahan secara efisien. Info Minapoli dari Alamtani menegaskan tiap meter persegi, dengan kedalaman 60 cm bisa menampung 200—400 bibit ikan. Kedua, pasarnya luas, harganya stabil, dan permintaannya terus berkembang. Dengan demikian, budidaya ikan lele bisa berkelanjutan.

Menurut penelitian, kualitas daging lele baik, rasa yang lezat, dan tekstur yang enak sehingga diminati oleh banyak konsumen. “Daging lele mudah diolah menjadi berbagai produk seperti filet, nuget, atau olahan lainnya. Selain itu, ikan lele juga mudah disimpan dalam kondisi beku. Pernah saya ikut menikmati ikan lele di Mississippi, sebuah negara bagian Amerika Serikat,” kata Eka Budianta.  

Saat itu lele disajikan dalam tepung berbentuk potongan-potongan yang sangat gurih. Waktu itu ada anggapan bahwa ikan lele atau catfish dikenal sebagai menu rakyat miskin di perdesaan. Padahal, penikmatnya orang-orang terkenal dari seluruh dunia. Termasuk di antaranya para pemenang hadiah Nobel.

Yang menarik, dulu pakan ikan terkait erat dengan perniagaan cacing sutra. Sekarang, industri ikan lele memang sedang marak di banyak negara. Hal ini ditunjukkan makin pentingnya mengukur bukaan mulut ikan lele.

Pakan benih ikan lele tersedia dalam ukuran ukuran 0,6 milimeter (mm); 0,8 mm hingga 1 mm. Sementara untuk lele besar terdiri dari 2 mm, 3 mm, dan 4 mm. Berbagai merek makanan lele pun bermunculan, termasuk impor dari berbagai negara.

Selain itu, ada tujuh kriteria mengenai benih ikan lele. Pertama harus berasal dari balai benih yang terjaga kualitasnya. Kedua, gerakan bibitnya lincah. Semakin sulit ditangkap, semakin bagus.

Ketiga, fisiknya sempurna. Kalau lecet jangan dipilih. Keempat, ukuran bibit harus seragam. Kalau tidak seragam, kemungkinan kanibal semakin tinggi. Usahakan bibit berukuran sama antara 4 sampai 6 cm.

Kelima, bibit harus sehat. Kalau sakit dan perlu diobati, jangan terlalu banyak dosis obat antibiotiknya. Keenam, perhatikan riwayat indukannya. Hindari kemungkinan terjadinya pemijahan sesama jenis (inbreeding).

Sebagai contoh, lele indukan Sangkuriang lebih baik berkumpul dengan lele lokal. Kriteria terakhir yakni harus punya sertifikat Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) yang dituntut pada setiap pembudidaya lele.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Sensasi Rasa Pir pada Durian Kawe

Trubus.id—Indonesia memiliki ragam durian lokal yang tak kalah enak. Salah satunya durian kawe dari Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img