Thursday, January 29, 2026

Bumi Sriwijaya, Kelantan Indonesia

Rekomendasi
- Advertisement -

Semua bermula saat 2 serama asal Bumi Sriwijaya menggegerkan kontes serama di Kediri, Jawa Timur, pada Oktober 2010. Di ajang kontes nasional itu Aztek menjadi jawara di kelas jantan muda. Serama lain, Macan Kumbang, menjadi kampiun di kelas jantan dewasa. “Meski dimiliki oleh hobiis Mojokerto dan Kediri semua tahu kedua serama itu berasal dari Palembang,” kata Agustinus, juri serama asal Surabaya, Jawa Timur.

Aztek berasal dari sebuah rumah berlokasi di Padangselasa, Palembang. Di sana Bernie Mohammad beternak serama di “farm mini” ukuran 1,2 m x 80 cm x 80 cm dengan bendera Baladewa Farm. Kandang bertingkat 2 itu terletak di sudut kiri rumah Bernie. “Asalkan indukan berdarah juara, maka di halaman terbatas pun bisa cetak serama juara,” kata Bernie yang juga ketua Komunitas Pelestari Ayam Serama Sumsel (KAPASS) itu.

Sementara Macan Kumbang lahir di rumah mewah di bilangan Demang Lebar Daun, Palembang, di kediaman Romzy Anthony. Di sana puluhan serama hidup nyaman di garasi samping bersama puluhan lovebird klangenan Romzy.

Tetap bertahan

Palembang pantas sohor gara-gara serama. Di saat flu burung ramai menjadi isu nasional, hobiisnya tetap memelihara serama. “Beda dengan serama di Jakarta yang malah dimusnahkan,” kata Ahmad Fikri, pemilik Sri Lucky Farm, di Plaju, Palembang. Sepanjang 2004 – 2008 serama tetap muncul di pameran lokal di Bumi Sriwijaya.

Pada periode itu banyak pula pejabat Sumatera Selatan yang kerap mendapat buah tangan serama dari negeri jiran. Sebut saja Ir Edy Yusuf, wakil Gubernur Sumatera Selatan, yang memang “gila” unggas. Hobiis perkutut itu memelihara 3 pasang serama asal Malaysia. Belakangan Edy pun aktif membina KAPASS yang kini beranggotakan 40 hobiis aktif. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang banyak bekerja di Malaysia pun kerap membawa serama ke Bumi Wong Kito itu.

Pada 2008 Palembang juga kedatangan 4 pasang serama dari farm milik Edi Sebayang di Tangerang, Banten, yang populer melahirkan darah juara. Harap mafhum pada 2003 – 2004 Edi dikenal sebagai importir yang banyak mendatangkan serama juara dari Kelantan, Malaysia. Contohnya darah Nikrasit. “Aztek dan Macan Kumbang turunan dari sana,” kata Bernie. Pantas keduanya mampu bersaing dengan serama impor yang datang belakangan.

Produksi massal

Menurut Bernie populasi serama segera berlipat di Bumi Sriwijaya karena para pemiliknya tak sekadar mengoleksi untuk hobi. “Generasi pertama hobiis serama adalah penangkar unggas (perkutut, murai, dan ayam adu, red). Karena karakter unggas hampir mirip, maka mereka tak kesulitan menangkarkan,” katanya.

Sebut saja Nawawi Alwi Shihab, pemilik Kaisar Satria Farm, yang sebelumnya dikenal sebagai penangkar perkutut. Pun Emil Syamsudin, pemilik Beauty Serama Farm dan Ahmad Fikri dari Sri Lucky Farm yang semula hobiis ayam adu. Ada pula Akmal Pasya dari Sriwijaya Farm yang dikenal sebagai penangkar murai batu. “Persoalan perawatan dan penangkaran dapat segera diatasi oleh mereka,” kata Bernie.

Setahun belakangan interaksi para peternak berlatarbelakang unggas itu merambah ke dunia maya. Dengan cepat hobiis serama pun meluas ke kota-kota kabupaten seperti Sekayu, Inderalaya, Prabumulih, Kayuagung, Baturaja, Muaraenim, dan Lahat.

“Meluasnya hobiis serama di sana mirip dengan menyebarnya serama dari Kelantan ke Pinang, Pahang, dan Trengganu di Malaysia,” kata Handry Chuhairy, hobiis di Tangerang, Banten, yang pernah berburu serama hingga ke Palembang. Dari Bumi Sriwijaya lantas ayam terkecil di dunia itu “terbang” ke Lampung, Jakarta, hingga Mojokerto dan Kediri di ujung timur Jawa. (Destika Cahyana)

 

Gagal Terus

Ini kiat mengatasi telur gagal menetas yang diadopsi dari peternak ayam aduan. Pilih telur yang telah dierami 15 hari. Lalu direndam selama 1 – 2 detik di dalam air dingin. Pascarendaman cangkang menjadi lunak sehingga anakan dalam telur mampu memecah cangkang pada hari ke-19 setelah dierami. Cara lain dengan menyemprot telur yang dierami dengan sprayer.

 

 

Artikel Terbaru

Kenapa Mangga Tidak Berbuah? Inilah Penyebab dan Solusinya

Mangga yang tidak berbuah umumnya dipengaruhi masalah fisiologi tanaman. Terutama ketidakseimbangan fase vegetatif dan generatif. Tanaman yang terlalu subur...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img