Saturday, January 17, 2026

Cara Cacah Aglaonema

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Joko Supriyanto, pehobi di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, menggunakan sistem cacah dalam perbanyakan aglaonema. Menurut Joko teknik itu efektif untuk menghasilkan aglaonema berkualitas. Berikut langkah teknik cacah aglaonema.

1. Pilih induk yang bagus. Tanaman harus sehat dan tergolong remaja memiliki 10—11 daun. Pertumbuhan aglaonema remaja lebih cepat dibandingkan dengan tanaman dewasa.

 2. Bongkar tanaman induk dan ganti media tanam dengan 100% sekam bakar atau pumice. Sebulan kemudian, tanaman induk itu siap cacah. Jumlah cacahan tergantung jenis aglaonema. Contoh aglaonema adelia terdiri atau 10—11 daun menghasilkan 6—7 cacahan.

3. Gunakan pisau tajam dan bersih untuk mencacah. Panjang cacahan batang 2—3 cm. Hasil cacahan itu dibiarkan hingga mengering (biasanya sekitar satu jam).

4. Setelah kering, rendam cacahan dalam larutan kumur yang tersedia di pasar. Durasi perendaman 1 menit untuk mencegah bakteri patogen berkembang.

5. Oleskan obat luka luar di permukaan bekas cacahan agar steril. Jika pencacahan pada pagi, penanaman cacahan itu pada sore hari.

6. Siapkan media tanam cacahan berupa campuran 50% sekam mentah terfermentasi, 20% kokopit, 15% pasir malang, dan 15% sekam bakar. Masukkan cacahan itu ke dalam media tanam di dalam gelas plastik.

7. Gunakan tiga gelas plastik untuk satu cacahan. Diameter ketiga gelas plastik beragam, masing-masing 9 cm, 9 cm, dan 4 cm. Satu gelas paling dasar atau paling luar sebagai penampung air. Lubangi dan isi media tanam pada gelas kedua, lalu letakkan cacahan.

8. Masukkan gelas kedua ke gelas pertama yang ukurannya lebih besar. Satu gelas lagi ukuran kecil dan pendek untuk menyungkup cacahan sampai muncul daun. Perawatan hanya dengan menyirami tanaman sepekan sekali.

9. Setelah aglaonema memiliki dua daun atau berumur 5 bulan setelah cacah, ganti media tanam dengan yang baru. Komposisinya sama.

10. Semprotkan pupuk cair pada sore hari. Pupuk itu sebagai pengurai fosfat dan perangsang akar. Konsentrasi satu gelas plastik pupuk cair dalam 7 liter air, aduk hingga encer. Dosis itu cukup untuk 500 tanaman.

11. Keesokan pagi berikan pupuk daun dan pestisida. Perawatan itu berlangsung dua pekan sekali hingga tanaman siap jual.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img