Sunday, April 26, 2026

Cara Sambung Pucuk Alpukat dengan Ukuran Entres Sangat Pendek

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Batas atas atau entres alpukat sepanjang 10 cm hanya menghasilkan 1—2 bibit. Itu bila perbanyakan dengan sambung pucuk. Padahal, entres sepanjang itu bisa menghasilkan bibit lebih banyak, tergantung jumlah mata tunas yang muncul pada entres.

Jika pada entres 10 cm itu terdapat 8 mata tunas, maka sebanyak itu pula jumlah bibit yang dihasilkan. Namun, entres yang disambungkan menjadi sangat pendek. Sayang, para penangkar enggan mencoba teknik itu karena khawatir gagal tumbuh.

Berdasarkan pengalaman Anton Kamaruddin, S.P., M.Si., di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, menggunakan entres superpendek terbukti dapat tumbuh normal.

Teknik sambung pucuk dengan entres sangat pendek sejatinya sama dengan teknik sambung pucuk yang biasanya dilakukan para penangkar. Kebutuhannya sama, yakni batang bawah berupa tanaman asal biji. Dengan begitu diharapkan bibit hasil sambung pucuk segera bertunas dan tumbuh lebih cepat.

Anton menjelaskan caranya yakni dengan membelah ujung batang bawah dan  sisipkan entres superpendek itu. Para penangkar tanaman buah lazimnya menggunakan tali plastik untuk mengikat sambungan. Namun, jika entres yang digunakan sangat pendek sulit untuk memegang sambungan saat melilitkan tali plastik.

Sambungan sering kali bergeser karena adanya getah sehingga licin. Cara yang lebih mudah adalah dengan menggunakan jarum pentul. Tusukkan jarum itu secara horizontal di sambungan sehingga menembus batang bawah dan entres.

 Itulah sebabnya Anton menyebutnya dengan sebutan teknik sambung pucuk akupuntur, meski bukan dalam arti sebenarnya. “Dengan cara itu sambungan tidak mudah bergeser,” kata Anton.  Selanjutnya sungkup hasil sambungan menggunakan plastik dan simpan di tempat teduh.

Dua pekan pascasambung entres mulai memunculkan tunas baru. Pada saat bibit berumur sebulan pascasambung atau sudah muncul beberapa daun, jarum pentul yang menancap bisa dilepas karena sambungan sudah melekat.

Lebih lanjut Anton menuturkan penangkar dapat menggunakan jarum itu berulangulang sehingga lebih hemat. Bandingkan jika menggunakan tali plastik, biasanya penangkar hanya menggunakan sekali pakai sehingga harus membeli terus-menerus.

Ukuran entres yang sangat pendek juga dapat disambung dengan teknik top chip budding. Teknik itu mirip sambung pucuk biasa. Perbedaannya pada teknik pemotongan entres dan batang bawah (lihat ilustrasi).

Berdasarkan pengalaman penulis tingkat keberhasilan kedua teknik sambung pucuk itu tergolong tinggi, lebih dari 90%. Dengan kedua teknik itu para penangkar dapat menghemat entres dan jumlah bibit yang dihasilkan menjadi lebih banyak.


Artikel Terbaru

Kemegahan Macfrut 2026: Pameran Buah dan Sayur Internasional Resmi Dibuka, Soroti Daya Saing dan Kemitraan Global

Pameran internasional rantai pasok buah dan sayuran, Macfrut 2026, akhirnya resmi membuka pintu untuk edisi ke-43. Berlokasi di Rimini...

More Articles Like This