Sunday, June 16, 2024

Cegah Batu Ginjal agar Tidak Kambuh dengan Jeruk Nipis

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Batu ginjal jenis kalsium idiopatik disebabkan oleh hipositraturia (rendahnya kadar sitrat dalam urine) karena kekurangan asupan sitrat atau kelainan metabolisme tubuh. Sitrat berfungsi mencegah kristalisasi garam kalsium yang merupakan awal pembentukan batu ginjal.

Penderita batu ginjal harus menjalani bedah atau tembak laser. Tembak laser saat ini lebih diminati daripada bedah konvensional. Batu hancur dan keluar dengan sendirinya bersama air kemih.

Untuk mencegah kekambuhan pascaoperasi, penderita harus mengonsumsi kapsul yang mengandung kalium sitrat. Dosisnya 2 kapsul sehari secara teratur. Masalahnya, harga obat mahal.

Sementara itu, anjuran diet rendah kalsium bagi penderita batu ginjal kurang tepat. Rendahnya pasokan kalsium ke dalam tubuh menyebabkan cadangan kalsium dalam tulang diserap kembali untuk metabolisme tubuh. Akibatnya, tulang kekurangan cadangan kalsium sehingga terjadi osteoporosis, risiko patah tulang mengancam.

Pencegahan yang tepat sebaiknya melalui diet. Penderita tak harus puasa kalsium, tetapi kadar sitrat harus ditambah. Dari hasil penelitian, pasokan kalium dan sitrat ternyata bisa diperoleh dari jeruk.

Beberapa jenis jeruk, terutama jeruk nipis, mampu meningkatkan kadar sitrat dalam urine. Jeruk nipis lokal Citrus aurantifolia mengandung sitrat 55,6 gram/kg. Kandungan sitrat jeruk lain lebih rendah, jeruk lemon 48,6 gram/kg, jeruk nipis bangkok 39,6 gram/kg, jeruk manis 8,75 gram/kg, dan jeruk keprok 5,4 gram/kg.

Terapi yang dapat diterapkan adalah pemberian perasan 2 buah jeruk nipis berdiameter 4,5 cm yang diencerkan dalam 2 gelas air. Racikan tersebut diberikan selama 10 hari dengan dosis 1 kali sehari sesudah makan malam. Dengan begitu, pH, kadar sitrat, kadar kalium, dan volume air urine meningkat. Namun, kadar kalsium dalam urine tidak ikut meningkat.

Dengan kadar sitrat yang lebih tinggi daripada kalsium, kristalisasi kalsium dalam urine tak terjadi. Sebab, garam kalsium keluar bersama air urine. Dengan cara itu, kekambuhan dapat dicegah.

Pencegahan kambuhnya batu ginjal dengan jeruk terbilang lebih ekonomis. Bagi penderita batu ginjal sekaligus maag, minuman itu tetap aman lantaran dikonsumsi sesudah makan malam. Selain itu, penderita juga dianjurkan mengonsumsi air putih minimal 2 liter sehari.

Hindari makanan asin karena dapat memacu ekskresi kalsium yang tinggi dalam urine. Makanan pemicu kekambuhan seperti emping, bayam, soft drink, kopi, dan teh sebaiknya tidak dikonsumsi.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Berniaga Bibit Buah Naga, Pekebun di Subang dapat Cuan Puluhan juta

Trubus.id—Dedi Sumardi selalu kebanjiran pesanan ribuan bibit buah naga. Total sekitar 2.480 batang bibit yang terjual dalam sebulan.  Ia...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img