Friday, August 12, 2022

Daun-Daun Berharga Wah

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Monstera mint salah satu jenis monstera variegata kelas atas. (Dok. Trubus)

Monstera white monster, monstera mint, dan yellow marilyn kasta tertinggi monstera variegata incaran para pehobi.

Trubus — Pehobi tanaman hias di Provinsi Bali, Novi Buana semringah setelah memperoleh dua monstera variegata idamannya. Dua jenis tanaman hias itu adalah monstera white monster dan monstera creme brulee. Novi tertarik pada kedua varian itu karena keunikan variegatanya. White monster berpola variegata abstrak, berwarna dasar dominan variegata putih dan bercorak bintik hijau.

Adapun monstera creme brulee sesuai namanya memiliki pola variegata mirip seperti hidangan penutup asal Prancis dan Britania Raya. Berpola variegata seperti perpaduan krim bercampur karamel. Seperti dunia hobi lain, kolektor tanaman hisa pun tidak cukup mengoleksi 1—2 jenis. Jika ada varian lain yang unik dan menarik selalu ingin memilikinya. “Jika belum punya bahkan tidak bisa tidur,” kata Novi.

Kelas atas

Monstera white monster kini kelas paling atas mencapai Rp75 juta per daun. (Dok. Trubus)

Novi Buana membeli dua varian monstera variegata premium dari penjual tanaman hias di Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, Nanang Koswara. Menurut Nanang monstera white monster adalah jenis varian monstera variegata paling top saat ini. Harga jual per daun kini Rp75 juta. Harga itu karena permintaan dari kalangan pehobi yang tinggi, sementara jumlah barang terbatas.

Monstera lainnya yang menjadi incaran pehobi adalah jenis creme brulee. Menurut pehobi tanaman hias di Sawangan, Kota Depok, Chandra Gunawan, monstera creme brulee mutasi dari monstera thai constelation yang sohor. Artinya pengembangnya berasal dari Thailand. Jika pola variegata thai constelation seperti rasi bintang dengan warna dasar hijau, monstera creme brulee lebih dominan variegatanya dibandingkan dengan thai constelation. Menurut Paul harga monstera creme brulee kini Rp15 juta –Rp 20 juta per daun.

Menurut Paul—panggilan akrab Nanang Koswara, jenis white monster termasuk dalam spesies Monstera deliciosa, cirinya interval antardaun rapat. Spesies monstera lainnya Monstera borsigiana memiliki interval antardaun lebih renggang. Menurut Paul jenis deliciosa secara umum lebih langka dibandingkankan dengan borsigiana.

Menurut pehobi tanaman hias di Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, Chandra Gunawan, varian white dikembangkan oleh pehobi tanaman hias asal Jepang, Kunzo Nishihata. Keunikan monstera white monster tiap muncul daun muda memiliki pola variegata putih berbintik.

Monstera deliciosa compacta atau yang sohor disebut monstera dwarf disenangi karena berukuran mini. (Dok. Trubus)

Kemudian menjadi hijau jika sudah dewasa. “Ini mutasi yang super unik karena waktu masih 4—6 daun berwarna putih berbintik tapi daun berikut nya menjadi hijau,” kata Chandra. Menurut Chandra hal yang menjadi istimewa dari varian white monster bisa melihat gradasi warna yang jelas antara daun muda dan tua.

Tanaman itu termasuk varian monstera variegata yang masih langka di dunia. Varian monstera kelas atas lainnya yakni monstera mint yang berpola variegata putih kehijauan seperti daun mint. Chandra kali pertama memperoleh monstera mint dari Thailand pada tahun 2018. Namun, menurut pemilik nurseri Godong Ijo itu pengembangan monstera mint berasal dari Jepang. Menurut Paul monstera mint juga termasuk kasta monstera variegata kelas atas. Harga jualnya kini melambung Rp50 juta—Rp 75 juta per daun.

Incaran

Monstera yellow marilyn memiliki pola variegata berwarna kuning dan berdiameter daun bongsor. (Dok. Chandra Gunawan)

Monstera lainnya yang juga termasuk kategori premium adalah jenis yellow marilyn. Chandra mendatangkannya berbarengan dengan white monster pada 2019. Pengembangannya pun di Jepang oleh Kunzo Nishihata. Ciri khas yellow marilyn memiliki pola variegata berwarna kuning. Potensi diameter daun pun bongsor bisa hingga 1,5 meter. Menurut Chandra pengembangan yellow marilyn ada pula di Thailand.

Namun, yang dikembangkan di negeri Gajah Putih itu pola variegata berwarna kuning kurang menonjol. Menurut Paul yellow marilyn juga termasuk jenis monstera premium. Harga jual per daun kini Rp35 juta—Rp40 juta per daun. Meski berasal dari Amerika Selatan, nyatanya monstera banyak dikembangkan di Jepang dan Thailand. Monstera lainnya yang dikembangkan dari negeri sakura adalah Monstera deliciosa compacta atau yang sohor disebut monstera dwarf atau kurcaci.

Menurut Paul monstera dwarf memiliki pertumbuhan lambat dan pertumbuhan optimal 50% dari monstera normal. Jika deliciosa optimal tumbuh hingga 3 meter, jenis dwarf hanya 1,5 meter. Menurut Paul monstera mini sesuai dengan permintaan konsumen Jepang. Mereka menghendaki tanaman mini, lambat tumbuh, dan mudah perawatan. Harap mafhum, mereka mayortitas bermukim di apartemen atau perumahan mini. Kini pasaran monstera dwarf Rp10 juta—Rp 15 juta per pot terdiri atas 3—4 daun. (Muhamad Fajar Ramadhan)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img