Saturday, January 17, 2026

Festival Buah Surga

Rekomendasi
- Advertisement -

Penggemar tin dari empat negara berkumpul saat acara Figgers Day di Malaysia.

Buah tin varietas BTM6 di kebun Fahmie Abu Bakar, Selangor, Malaysia.
Buah tin varietas BTM6 di kebun Fahmie Abu Bakar, Selangor, Malaysia.

Eko Tri Sulistyo asyik memilih bibit tin di gerai milik Saifuddin. Pencinta tin dari Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, itu mencari bibit untuk melengkapi koleksi yang belum dimiliki. Saifuddin memajang hampir 100 varian tin di gerainya. Eko Tri memilih belasan varietas, di antaranya fillacciano, noire de barbentane, paratjalina, victoria, mara de due, planera, tia penya, dan de la senyora.

Sebanyak 23 gerai khusus menyediakan perlengkapan berkebun tin.
Sebanyak 23 gerai khusus menyediakan perlengkapan berkebun tin.

Ia membeli varian baru itu dalam bentuk setek dan bibit. Eko sengaja datang ke acara Figgers Day di Seri Kembangan, Selangor, Malaysia, untuk melihat dan belajar langsung cara berkebun tin demi memproduksi buah. “Biar tahu jenis-jenis yang potensial untuk dikebunkan,” ujar Eko. Para penggemar tin tanahair seperti Fauzi Efendi, Zaen Al Muhtadin, Papan Gunadi, (Jakarta), Azqia Sakti (Bandung), dan Alwi Rahmatullah (Pekanbaru) mengemukakan alasan serupa.

Figgers dari 4 negara menjalin silaturrahmi di Seri Kembangan Malaysia.
Figgers dari 4 negara menjalin silaturrahmi di Seri Kembangan Malaysia.

Empat Negara
Menurut Fauzi di ajang Figgers Day para peserta bersilaturahmi dengan pencinta tin dari negara lain dan saling bertukar informasi tentang jenis-jenis yang adaptif, jenis langka, jenis komersial yang dibudidayakan di negara masing-masing. Mereka juga memperoleh informasi mengenai teknik budidaya, pascapanen, dan pengolahan buah tin. Figgers Day berlangsung pada 28—30 Mei 2016.

Sesuai tema pameran, tin mendominasi pameran.
Sesuai tema pameran, tin mendominasi pameran.

Menurut Ketua penyelenggara, Fahmie Abu Bakar, acara itu untuk mengumpulkan semua pencinta fig di beberapa negara, yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Selain itu pencinta tin dari berbagai daerah di Malaysia turut berpartisipasi, di antaranya dari negara bagian Sabah, Johor, Negeri Sembilan, Kelantan, Kuala Lumpur, Kedah, dan Selangor. Ia juga mengundang anggota Perhimpunan Peminat Pokok Tin untuk menjual hasil kebun di pameran.

Peserta berkunjung ke kebun tin Fahmie Abu Bakar di Selangor, Malaysia.
Peserta berkunjung ke kebun tin Fahmie Abu Bakar di Selangor, Malaysia.

Anggota asosiasi itu pada umumnya menanam tin di halaman rumah. Sebanyak 23 anggota hadir untuk mengisi stan. Di sanalah mereka menjajakan aneka bibit tin, pupuk, buah, dan olahan buah tin dari kebun sendiri. Nor ‘Aini binti Khuzaifah yang didampingi suaminya, Affandey bin Yaakub, cukup senang dengan kegiatan itu lantaran dapat memasarkan bibit produksinya.

Aneka olahan tin tersedia di pameran.
Aneka olahan tin tersedia di pameran.

“Hari ini terjual 20 pot tin aneka jenis,” ujar pemilik Laman Tin Adam itu. Selain acara diskusi, tamu dari Indonesia, Brunei, dan Thailand pun mengunjungi kebun produksi buah surga—julukan untuk buah tin, yaitu Saf fa Fig Garden milik Shamsul Akmal Shamsudin di Negeri Sembilan dan Formeniaga milik Fahmie Abu Bakar di Kajang, Selangor. (Syah Angkasa)

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img