Monday, February 26, 2024

Gemilang Kelapa Unggul

Rekomendasi
- Advertisement -

Kelapa sri gemilang tinggi produksi dan tahan genangan pasang surut.

Trubus — Seperti makna namanya, kelapa sri gemilang memiliki beragam keunggulan. Produktivitas cenderung tinggi, mencapai 54—116 buah per pohon setahun. Satu pohon menghasilkan 13 buah kelapa sekali panen. Itu pada umur pohon 5 tahun. Seiring dengan peningkatan umur, produksi pohon juga melonjak. Pada umur pohon diatas 10 tahun, misalnya, petani memetik 116 buah per pohon per tahun.

H. Muhammad Wardan Bupati Kabupaten
Indragiri Hilir, Provinsi Riau. (Dok. Trubus)

Menurut Kepala Seksi Lahan dan Irigasi, Dinas Perkebunan Kabupaten Indragiri Hilir, Surya Syurgana Akmal, S.TP, pohon kelapa sri gemilang magori atau berbuah perdana pada umur 4—5 tahun setelah tanam. Ketika itu tinggi pohon mencapai 15—20 meter dari permukaan tanah. Populasi rata-rata mencapai 104 pohon per hektare. Potensi produksi kopra kelapa sri gemilang 3 ton per hektare per tahun.

Kadar minyak

Menurut peneliti kelapa di Balai Penelitian Tanaman Palma, Dr. Ir Ismail Maskromo, M.Si., satu kilogram kopra rata-rata berasal dari lima butir kelapa segar. Artinya 3 ton kopra itu berasal dari 600 butir kelapa segar. Ismail mengatakan, jika populasi satu hektare 100 pohon dengan produksi rata-rata, maka petani memperoleh kopra sri gemilang 3 ton kopra per hektare.

Hasil itu lebih tinggi dari syarat penetapan kelapa dalam oleh Balai Penelitian Tanaman Palma, yaitu 2 ton kopra per hektare per tahun. Produksi kopra sri gemilang itu lebih tinggi daripada kelapa dalam sawarna di Kabupaten Bogor, Jawa Barat dan kelapa dalam palu di Sulawesi Tengah. Produksi kelapa sawarna dan kelapa dalam palu hanya 2,8 ton per hektare per tahun.

Mengalirkan kelapa ke sungai termasuk salah
satu proses panen dan pengolahan kelapa di
Kabupaten Indragiri Hilir. (Dok. Trubus)

Kelebihan lain sri gemilang kadar minyak tergolong tinggi, yakni mencapai 65,19%, protein 8,96%, galaktomanan 1,7%, fosfolipid 0.04%. Bandingkan dengan kadar minyak kelapa genjah kuning Bali hanya 61,80% dan kelapa dalam Banyuwangi 62,95%. Buah kelapa sri gemilang berwarna hijau ketika muda, lalu akan menguning jika sudah tua. Daging buah berwarna putih, dengan air kelapa yang manis.

Diameter sri gemilang hampir sama dengan kelapa pada umumnya sekitar 10–15 cm. Bentuk buah bulat elips. Bobot satu buah kelapa utuh mencapai 1,7—2 kg yang menghasilkan 433 – 500 gram daging segar setara 25% bobot.  Menurut Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, Drs.  Muhammad Wardan, M.P., kelapa sri gemilang meningkatkan perekonomian petani. Kini harga kelapa sri gemilang berkisar antara Rp2.200–Rp4.000 per buah utuh.

Harga melonjak signifikan menjelang hari raya hingga mencapai Rp7.000 per buah. Padahal, seorang petani rata-rata mengelola 200 pohon yang menghasilkan 1.080 buah per tahun. Jika harga Rp4.000 per buah, omzet seorang petani berniaga kelapa sri gemilang mencapai Rp4,3 juta. Para petani memasarkan kelapa sri gemilang langsung ke pengepul, pasar rakyat, dan perusahaan di Indragiri Hilir.

Pohon kelapa dalam sri gemilang spesifik lahan pasang surut di Tanjung Pidada, Kabupaten Indragiri
Hilir, Provinsi Riau. (Dok. Trubus) 

Hasil observasi Dinas Perkebunan Kabupaten Indragiri Hilir menunjukkan tidak ditemukan serangan hama Sexava sp. dan Brontispa longissima pada pohon kelapa  sri gemilang. Selain itu, tidak ada gejala serangan penyakit gugur buah dan busuk pucuk yang sering terjadi pada tanaman perkebunan. Dengan beragam keunggulan itu wajar jika banyak petani di luar Indragiri Hilir yang meminta bibit sri gemilang.

Lahan pasang surut
Kelapa sri gemilang berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau. Wardan mengatakan bahwa bibit kelapa sri gemilang merupakan satu-satunya spesifikasi baru kelapa yang tumbuh di daerah pasang surut Indonesia dengan berbagai keunggulan. Surya menuturkan sri gemilang secara alami tumbuh di lahan pasang surut. Keberhasilan pengelolaan lahan pasang surut ditentukan oleh ketersediaan teknologi yang sesuai.

Selain itu harus didukung ketersediaan sarana dan prasarana tata air yang memadai, kelembagaan usaha tani, termasuk partisipasi masyarakat dan pemerintah yang kondusif. Menurut Surya permasalahan yang kerap terjadi, yakni intrusi air laut akibat air pasang sehingga kebun kelapa tergenang. Jika kebun kelapa tergenang, maka kelapa mereka dapat gagal panen, bahkan mati.

Petani membelah kelapa dalam sri gemilang
pada Festival Kelapa Internasional di Kab. Inhil, Provinsi Riau. (Dok. Trubus) 

Ia mengatakan, “Untuk mendukung langkah merevitalisasi perkelapaan, pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir membangun parit dan tanggul mekanik di area perkebunan masyarakat. Hal itu merupakan upaya untuk meningkatkan produksi kelapa petani.” Badan Pusat Statistik Kabupaten Indragiri Hilir mencatat rata-rata produksi kelapa dalam di Kabupaten Indragri Hilir pada 2015 mencapai 298.598.699 kilogram, sedangkan produksi rata-rata kelapa hibrida hanya 41.160.197 kilogram dari 20 kecamatan.

Menurut Kepala Seksi Perbenihan Dinas Perkebunan Indragiri Hilir, Imdiarni, S.PKP., mudah membudidayakan sri gemilang di Riau maupun provinsi-provinsi lain di Pulau Sumatera. Kawasan rawa Indragiri Hilir kira-kira 92,54% dari luas wilayahnya. Hal itu menjadikan Indragiri Hilir sangat potensial untuk pertumbuhan jenis kelapa dalam. Ia membandingkan sri gemilang dengan kelapa hibrida dengan proses pemupukan.

“Kelapa sri gemilang hanya perlu pengapuran, karena kadar asam tinggi di lahan rawa.” lanjut alumnus Penyuluhan Komunikasi Pertanian, Universitas Terbuka itu. Selain itu potensi benih untuk pengembangan atau peremajaan kurang lebih sebanyak 39.200 butir per tahun. Jumlah itu dapat memenuhi kebutuhan benih untuk pengembangan atau peremajaan kelapa seluas  196 hektare per tahun.

Pelepasan bibit kelapa unggul sri gemilang dimulai dengan proses dan penelitian sejak tahun 2012. Wardan menyatakan perkebunan kelapa di Indragiri Hilir lebih dari 400.000 hektare, 90% merupakan kebun swadaya masyarakat dan sisanya dikelola perusahaan swasta. (Marietta Ramadhani)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Inovasi Pakan Itik: Riset Ilmiah Membuktikan Eceng Gondok Terfermentasi Meningkatkan Bobot Itik

Trubus.id—Riset ilmiah membuktikan eceng gondok terfermentasi meningkatkan bobot itik. Siska Fitriyanti, S.Si, M.P., peneliti muda di Badan Penelitian dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img