Monday, April 27, 2026

Hemat Pakan Lele

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Pakan lele bisa lebih hemat dengan menyiasati kandungan protein. Menurut pemilik CV Vatra Mandiri Agro, H. Usman, S.Si., M.Si., jika protein terlalu rendah pertumbuhan ikan akan lambat. Adapun jika protein berlebih menyebabkan lele mudah terluka.

Menurut Usman, sejatinya peternak bisa mengatur sendiri nutrisi sesuai dengan pertumbuhan ikan. Usman mencontohkan, sejak tebar hingga 10 pekan menjelang panen menggunakan pakan protein tinggi 34%. Kian tinggi kandungan protein pada pakan kian mahal juga harganya.

“Saat burayak sebetulnya amat membutuhkan protein untuk mengoptimalkan pertumbuhan,” katanya. Adapun sejak 10 pekan hingga panen pada 12 pekan bisa menggunakan pakan protein 30%.

Pengalaman Usman, perlakuan itu tidak ada perbedaan kentara dari segi pertumbuhan dibandingkan dengan memberikan pakan protein 34% hingga panen. “Satu siklus 12 pekan, panen terdiri atas 6—9 ekor per kg (rata-rata bobot 111—166 gram per ekor),” kata Usman.

Perlakuan itu justru bisa menghemat ongkos pakan lantaran harga pakan lebih murah. “Selisihnya bisa  Rp6.000 per karung kemasan 30 kg,” katanya. Artinya, jika kebutuhan Usman 30 karung per hari maka pengehamatan sudah Rp180.000. “Pengehematan itu bisa dialokasikan untuk biaya perawatan di kolam,” katanya.

Kualitas pakan amat memengaruhi pertumbuhan lele. Kebutuhan protein ideal pakan lele berkisar di 30—32%. Kekurangan dan berlebih bisa bermasalah. Menurut Usman, jika protein terlalu rendah pertumbuhan ikan akan lambat.

Adapun jika protein berlebih menyebabkan lele mudah terluka. “Jika protein berlebih bisa timbul bisul pada kulit lele, sehingga lele mudah luka,” katanya.

Previous article
Next article

Artikel Terbaru

Kemegahan Macfrut 2026: Pameran Buah dan Sayur Internasional Resmi Dibuka, Soroti Daya Saing dan Kemitraan Global

Pameran internasional rantai pasok buah dan sayuran, Macfrut 2026, akhirnya resmi membuka pintu untuk edisi ke-43. Berlokasi di Rimini...

More Articles Like This