Saturday, June 22, 2024

Ikan Diskus Sentosa di Paludarium

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Paludarium merupakan penggabungan unsur darat dan dalam air pada kotak kaca. Ikan diskus menjadi salah satu ikan pilihan untuk mengisi paludarium. Menurut Pendiri dan pemilik Zora Discus, Hendra Gandhi perawatan akuarium sebuah keharusan.

Suhu air tetap terjaga pada 28°C yang bertujuan mempertemukan kebutuhan ikan diskus dan tanaman. “Diskus menginginkan suhu yang lebih hangat, sedangkan tanaman tumbuh dengan baik di suhu yang lebih dingin,” kata Hendra.

Air yang jernih dan berkualitas kunci kesehatan ikan asal Sungai Amazon itu. Sistem filtrasi yang digunakan Hendra seperti canister filter dan sump filter. Ia juga melengkapi dengan pompa otomatis berskala 1—10.

“Saat mode feed atau pemberian pakan, pompa mati dan menyala otomatis 15 menit kemudian. Jadi, tidak khawatir lupa menyalakan pompa usai memberi pakan ikan,” tutur pehobi diskus sejak 2018 itu.

Menurut Hendra filter jantungnya akuarium berperan menjaga siklus nitrogen supaya kadar amonia dan nitrit tetap rendah dengan target sampai 0. Keuntungan memadukan tanaman hias dan ikan juga dapat meraih nitrat 10 ppm.

Pada akuarium biasa nitrat 40—60 ppm.  Upayakan air stabil, kesadahan air rendah (soft water) yaitu 25—75 Mg/L CaCO3, pH air 6—7, suhu air 28— 30°C, dan total dissolved solid (TDS) mencapai 80—150 ppm.

Periset di Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh, M. Nasir dalam jurnal Acta Aquatica menjelaskan bahwa manajemen kualitas air berperan penting pada keberhasilan budidaya perairan.

Alasannya karena berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan pertumbuhan ikan. Kualitas air yang tidak baik menyebabkan derajat keasaman air (pH) dan amonia menjadi tinggi. Kandungan itu berasal dari feses ikan dan sisa-sisa pakan yang tidak termakan.

Amonia juga dihasilkan oleh organisme lain dalam akuarium termasuk bakteri, jamur, dan infusoria. “Penggantian air biasanya sepekan sekali sebanyak 50%,” kata Hendra. Sementara pemberian pakan dapat dilakukan dengan teknik hand feeding.

Pastikan tangan bersih. Frekuensi pemberian pakan 2 kali sehari. Pilihan utama pakan berupa burger dari daging olahan yang dilengkapi dengan multivitamin dan mineral.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Ingin Tanam Alpukat? Catat Jenis Alpukat Menurut Permintaan Pasar

Trubus.id—Alpukat premium menjadi incaran pasar. Menurut Manajer Pengembangan Bisnis PT Laris Manis Utama Vendi Tri Suseno, S.T.P., kriteria alpukat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img