Monday, August 8, 2022

Jari Lentik Redakan Hipertensi

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Konsumsi jus okra merah meredakan hipertensi.

Masih terekam di benak Didik Kuskardi saat bertamu ke rumah seorang rekan di Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada awal 2012. Tuan rumah menyuguhkan segelas jus okra merah yang terlihat lezat. Namun, setelah mengonsumsi jus Abelmoschus esculentus itu Didik justru merasakan pusing. Sepekan kemudian saat ia kembali berkunjung ke kediaman rekannya itu, ia kembali mendapat suguhan jus okra dan meminumnya tandas. Sebab, ia merasa sungkan pada tuan rumah yang telah menyuguhkan.

Seperti pengalaman pertama, ia pun merasa pusing setelah minum jus sayuran buah anggota famili Malvaceae itu. Pada kunjungan ketiga, ia menikmati segelas jus okra merah. “Setelah minum yang ketiga kali itu leher terasa enteng,” ujar Didik yang sebelumnya sering mengeluhkan kepala terasa berat pascastroke. “Jika menengok seperti ada sesuatu mengganjal di leher,” kata Didik yang mengidap hipertensi. Tekanan darah Didik membubung sejak 2009. “Paling rendah tekanan darah saya 180/90 mmHg,” katanya.

Pemicu stroke

Konsumsi gorengan picu munculnyahipertensi dan kolesterol
Konsumsi gorengan picu munculnya
hipertensi dan kolesterol

Selain hipertensi, kadar  trigliserida dan kolesterol Didik juga di atas ambang normal. Hasil pemeriksaan laboratorium di sebuah rumahsakit di Depok, Jawa Barat, pada 2008, menunjukkan trigliserida  mencapai 430 mg/dl; normal kurang dari 150 mg/dl; kolesterol 230 mg/dl; normal kurang dari 200 mg/dl. Didik juga mengalami pengentalan darah. Puncak hipertensi terjadi ketika tekanan darah Didik mencapai 230/140 mmHg.

Ketika itu Didik mengalami stroke ringan. “Rasanya tebal di seluruh badan bagian kiri,” kata pria berusia 47 tahun itu. Selama sepekan ia beristirahat di tempat tidur. Stroke itu tak hanya menimpanya sekali. Dalam waktu 3 bulan Didik sampai 4 kali terkena stroke. Akibat sakitnya itu, bobot badan Didik turun menjadi 63 kg dari semula 80 kg. Lima bulan pascastroke, Didik baru bisa melakukan berlari-lari ringan.

Menurut dr Yuda Turana SpS di Jakarta, hipertensi adalah pemicu utama stroke. Jika tekanan darah seseorang sangat tinggi, serangan stroke umumnya mengikuti. Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menjelaskan, tekanan darah naik tidak terkendali dapat merusak dan melemahkan pembuluh darah otak. Hipertensi juga dapat memicu terbentuknya gumpalan darah di pembuluh darah arteri sehingga menyumbat aliran darah ke otak dan menyebabkan stroke.

Data Kementrian Kesehatan pada 2011 memperlihatkan hipertensi menduduki peringkat ke-7 dari 10 besar penyakit dengan pasien rawat inap terbanyak di rumahsakit. Angka kejadian mencapai 8.423 kasus pada laki-laki dan 11.451 kasus pada perempuan. Angka stroke meningkat pada pasien berkadar kolesterol di atas 240 mg/dl. Kadar kolesterol tinggi memang memicu hipertensi. Dampak kolesterol mendorong penyumbatan pembuluh darah oleh lemak.

Begitu pula pengalaman Didik. Untuk mengatasi hipertensi, Didik rutin mengonsumsi obat dokter demi mengurangi rasa berat di kepala. Namun ketika berhenti mengonsumsi obat, kepala terasa berat. Ketergantungan terhadap obat dokter belakangan membuat Didik mengalami radang lambung.

Jus okra

Setelah merasakan khasiat jus okra merah, Didik mulai rajin membuat jus itu sendiri. Ia mengukus 7 buah okra berukuran sedang hingga empuk, memblendernya dengan menambahkan 2 sendok makan gula pasir dan segelas air. Ia lalu minum jus itu sekali sehari. “Pertama kali konsumsi memang terasa kencang di kepala, tapi setelah itu kepala terasa enteng,” ujarnya. Efek lain, buang air besar lancar. Didik semula membeli okra merah di ICDF (International Cooperation Development Fund), Institut Pertanian Bogor, sepekan sekali. Namun, sekarang ia menanam sendiri di kebunnya di Sentul, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Didik menduga kebiasaan merokok dan konsumsi gorengan selama lebih dari 10 tahun menyebabkan ia sakit. Untuk menjaga kesehatannya, ia kini menghindari gorengan, kacang-kacangan, udang, hingga merokok. “Sekarang makan saya berupa rebusan,” katanya.  Meski kondisi membaik, Didik masih rajin mengonsumsi jus okra merah sepekan 3 kali. Terakhir kali melakukan cek kesehatan, tekanan darahnya sudah 140/90 mm/Hg dan kadar kolesterolnya normal.

Bagaimana duduk perkara sayuran berjuluk jari lentik itu membantu mengatasi hipertensi? Belum ada riset ilmiah yang membuktikan khasiat okra merah sebagai penurun hipertensi. Penelitian di Panagiotis Arapitsas di Departemen Ilmu Farmasi, University of Florence, Italia, menguji komponen polifenol pada biji dan kulit okra. Hasilnya biji okra kaya senyawa fenolik yang tersusun katekin oligomer 2,5 mg per gram biji dan turunan flavonol 3,4 mg per gram biji. Sementara polifenol kulit okra tersusun oleh derivatif hydroxycinnamic 0,2 mg/g kulit dan kuersetin 0,3 mg/g kulit. Kandungan karbohidrat dan protein okra baik untuk diet.

Herbalis di Jakarta Utara, Maria Andjarwati, menduga senyawa tertentu dalam okra merah meredakan hipertensi. “Selama ini khasiat okra merah diketahui sebagai penambah darah,” kata Andjarwati. Selain okra merah, bahan lain penambah darah adalah bayam merah, bit, ubi ungu, terong ungu, serta kol ungu. Selain sebagai penambah darah, okra merah juga berpotensi sebagai pereda panas dalam. Pengalaman Didik setelah mengonsumsi jus okra merah. panas dalam yang sering menderanya pun lenyap.

Selain jus, konsumsi okra merah dengan mengolahnya menjadi sayur bening. Sekali konsumsi cukup dengan segenggam atau setara 100 g okra merah berukuran sedang. Porsi itu dapat dimakan 2—3 kali dalam sehari. Konsumsi sebaiknya setiap hari, atau setidaknya 2 hari sekali. Bila kondisi membaik tingkat konsumsi bisa dikurangi menjadi 1—2 kali setiap pekan. Semua itu bermanfaat meredakan hipertensi. (Desi Sayyidati Rahimah)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img