Friday, August 12, 2022

Juara di Markas Tentara

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Rawit muraibatu terbaik pada lomba burung Para Raider Yonif 328.

Suasana lomba burung berkicau di Kostrad Yonif 328 Kota Depok, Jawa Barat.
Suasana lomba burung berkicau di Kostrad Yonif 328 Kota Depok, Jawa Barat.

Lebih dari 10 menit para juri berputar-putar mencermati gantangan demi gantangan. Riuh kicau 55 muraibatu memenuhi arena lomba burung di markas Kostrad Yonif 328 Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat. Para pemilik dan perawat burung hanya bisa mengamati, tanpa sorak-sorai seperti biasanya. Panitia tegas mendiskualifikasi peserta jika pemilik atau perawat burung berteriak mengganggu konsentrasi juri yang bekerja.

Pada akhir penilaian juri memberikan bendera berwarna hijau, yakni nilai penuh saat berlaga. Dari 55 peserta hanya 8 peserta yang mendapat penilaian penuh dari 6 juri. Tahapan berikutnya keenam juri memberi bendera berlabel A, B, dan C sebagai penentu juara. Pada babak akhir itu Rawit meraih bendera berlabel A terbanyak, yakni 3 buah.

Penilaian bertahap

Rawit, Muraibatu pemenang kelas utama Dan Yonif 328.
Rawit, Muraibatu pemenang kelas utama Dan Yonif 328.

Rawit burung milik Edy Saputro, asal Bekasi, Jawa Barat, layak mendapat juara pertama kelas DAN Yonif Para Raider 328 yang merupakan kelas utama lomba dan menyisihkan 54 peserta lain. Menurut juri dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Zaenal Arifin SHI, agar mendapatkan nilai penuh burung harus menampilkan irama, durasi, kekuatan, dan kecepatan suara. Rawit memenuhi semua kriteria itu sehingga mendapatkan juara pertama.

H. Zaenal Arifin, juri dari Kabupaten Pati Jawa Tengah.
H. Zaenal Arifin, juri dari Kabupaten Pati Jawa Tengah.

Pada laga sebelumnya Rawit hanya meraih peringkat ke-2. “Namun, pada laga utama, penampilanya sangat bagus,” kata Zaenal. Rawit memiliki kualitas suara yang bagus, yakni iramanya bagus, durasi kicauan stabil, nembak alias berkicau terus. Burung berumur 5 tahun itu sering menjuarai lomba di berbagai daerah seperti Aceh, Jambi, Jakarta, dan Jawa Barat sejak 2011. Edy hanya memberikan 5 jangkrik dan 5 ulat hongkong setiap pagi dan sore.

Perawatan Rawit juga standar, tanpa perubahan menjelang lomba. Selain itu Edy mengumbar Rawit dari Senin—Kamis, memandikan pada Jumat, setelah itu di jemur selama 1-1,5 jam, kemudian dikerodong sampai hari ahad. Menjelang lomba, Edi menambahkan 5 jangkrik setiap pagi dan sore. “Pemberian pakan tambahan sejak 2 hari sebelum lomba sampai dengan lomba,” kata pehobi sejak 1994 itu.

Para pemilik burung pemenang kelas utama bersama Komadan Yonif 328.
Para pemilik burung pemenang kelas utama bersama Komadan Yonif 328.

Lomba burung berkicau itu berlangsung di Asrama Yonif Para Raider 328, Kostrad Cilodong, Depok, pada 27 Maret 2016. Menurut ketua pelaksana lomba, Yogi Prayogi, lomba untuk memperingati ulang tahun Para Raider 328 Kostrad Cilodong. Panitia melombakan 30 kelas dari berbagai jenis burung dengan kelas utama memperebutkan tropi komandan Yonif 328. Yang istimewa dari lomba ini penjurian menggunakan sistem inovasi lomba burung yang berlangsung riil, transparan, dan terbuka sehingga para pehobi dan pemilik burung pun langsung dapat mengetahui kualitas peserta. (Muhammad Awaluddin)

Previous articleMimpi Tim Terbaik
Next articleBuntok Demam Rumah Walet
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img