Saturday, April 13, 2024

Jutawan dari Budidaya Bawal Air Tawar : Laba Rp7 juta per Pekan

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Agung Susilo, S. Tr.Pi., setiap pekan rutin menyuplai 1 ton bawal air tawar untuk 8 pemancingan di sekitar Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Warga Desa Cijambe, Kecamatan Cijamber, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, itu mengirim 1 kali setiap pekan dengan harga jual Rp19.000—Rp20.000 per kg.

Jika pengiriman rutin 1 ton per pekan, ia meraup laba Rp6 juta—Rp7 juta per pekan.  Ia menuturkan bahwa biaya produksi sekitar Rp13.000 per kg. Agung mengutip laba Rp6.000—Rp7.000 per kg. “Sejatinya permintaan hingga 4 ton bawal air tawar per bulan,” kata pria berumur 26 tahun itu.

Ceruk pasar untuk memasok bawal air tawar ke pemancingan terbuka lebar. Agung memulai bisnis bawal air tawar sejak penghujung 2020. Ia berhenti membudidayakan nila saat itu. Saat berniaga ikan nila ia sempat gagal. Agung merugi karena saat itu banyak rumah makan tutup akibat pandemi korona.

Dampaknya banyak ikan dari kolam Agung tidak terjual. Akhirnya pada penghujung 2020, ia berhenti membudidayakan nila dan beralih ke ikan bawal air tawar. Sejak saat itu usaha Agung berangsur membaik.

Kriteria bawal air tawar idaman pasar pemancingan yakni bersirip merah dan berbobot 300 gram. Harga bawal yang lebih stabil dibandingkan dengan ikan air tawar lain juga menjadi daya tarik Agung membudidayakan ikan itu.

Kisah Agung selengkapnya pada Majalah Edisi 652 Maret 2024 yang mengupas tuntas Inovasi Pupuk : Tingkatkan Produksi Hingga 100%. Dapatkan Majalah Trubus Edisi 652 Maret 2024 di Trubus Online Shop atau hubungi WhatsApp admin pemasaran Majalah Trubus.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Rawat Si Engkong : Durian Tua Berumur 100 Tahun

Trubus.id— Pohon durian setinggi 40 m itu berdiri kokoh di lokasi penanaman durian populer seperti super tembaga, bawor, musang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img