Sunday, November 27, 2022

Kascing untuk Hidroponik

Rekomendasi

Lynette Morgan dalam majalah Practical Hydroponics & Greenhouses edisi September/October 2000 mengungkap potensi kascing sebagai pupuk pada budidaya secara hidroponik. Harap mafhum pelaku hidroponik selama ini masih menggunakan pupuk anorganik.     
Agar siap pakai, kascing harus ditapis dahulu.  Caranya, masukkan kascing ke dalam tangki berisi air.  Ekstrak pada suhu di atas 15oC selama 24—48 jam atau lebih.  Setelah 24 jam sebagian besar nutrisi yang dapat larut dalam air akan dilepaskan dalam bentuk cairan.  Selanjutnya, pisahkan nutrisi tersebut dari endapan kascing yang juga terbentuk.  Sebelum digunakan, cairkan nutrisi tersebut untuk mendapatkan EC (Electro Conductivity) yang tepat bagi setiap tanaman.  Untuk selada misalnya, EC yang baik diperoleh dengan membuat konsentrat nutrisi dan air dengan perbandingan 1:10.  
Namun pakar hidroponik, Yos Sutioso, justru tidak setuju memakai kascing sebagai pupuk dalam sistem hidroponik.  Menurutnya, walau sudah diekstrak larutan kascing tetap berwarna pekat.  “Bila sudah begitu pasti akan menyebabkan endapan pada sistem irigasi,” kata Yos.  Kalaupun mau digunakan, larutan kascing diberikan dengan cara disiram.  Namun, “Itu untuk apa?  Cuma menambah pekerjaan saja,” tambah Yos.  
Paling gampang, kascing justru dimanfaatkan sebagai media tanam.  Umumnya dengan campuran media lain seperti arang sekam, coco peat, atau gambut.  Perbandingannya 1:1 atau 1:2.  Bila dicampur dengan tanah, proporsi kascing cukup 10%.  “Dengan cara seperti itu nutrisinya akan terserap tanaman,” tegas Yos. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Empat Gabus Hias yang Cocok untuk Pemula

Trubus.id — Pehobi pemula perlu memahami jenis gabus hias atau channa. Hal ini karena masing-masing gabus hias memiliki tingkat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img