Ada rasa haru sekaligus bangga ketika nama Tossan Ajie, S.E. disebut sebagai salah satu penerima penghargaan Petani Hortikultura Berprestasi dari Kementerian Pertanian RI dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia tahun 2025. Kang Ocan—sapaan akrab Tossan Ajie—merupakan ketua umum Asosiasi Penggiat Anggur Indonesia (ASPAI). Ia tidak menyangka mendapatkan penghargaan bergengsi itu. Menurut Kang Ocan, prestasi bergengsi itu bukan sekadar penghargaan pribadi, melainkan sebuah simbol pengakuan atas kerja keras kolektif para anggota ASPAI.
Setelah mendapatkan penghargaan yang diberikan langsung oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, Kang Ocan ditemani Direktur Buah dan Florikultura, Liferdi Lukman, menemui Plt. Direktur Jenderal Hortikultura, Muhammad Taufiq Ratule. Selain Kang Ocan, para penerima penghargaan Menteri Pertanian juga menghadiri pertemuan dengan Dirjen Hortikultura itu.

Saat bertemu langsung dengan Plt. Direktur Jenderal Hortikultura, Kang Ocan menyampaikan beberapa poin penting. Pertama, tentang program-program bantuan untuk ASPAI yang sudah berjalan dan akan terus berlanjut. Hal itu termasuk bantuan berupa pupuk, benih, saprotan, dan greenhouse (GH). Kedua, dan ini adalah kabar baik yang langsung direspons, adalah tentang proses pendaftaran varietas anggur yang dikembangkan ASPAI.
“Alhamdulillah tadi langsung direktur pembenihan yang akan mengawal 11 varietas yang akan dilepas,” kata Kang Ocan. Itu adalah langkah besar. Sebab, pengakuan varietas secara resmi membuka jalan bagi anggur lokal untuk bersaing di pasar yang lebih luas dan profesional. Selain itu, ia juga mendapat kabar bahwa Dirjen Horti akan datang ke musyawarah nasional ASPAI pada 6—7 September 2025 sebagai bentuk dukungan langsung.
Kang Ocan juga berharap ada lebih banyak pelatihan, bimtek, dan pendampingan dari pemerintah. “Kalau SDM petani kita kuat, hasilnya pun akan membanggakan,” kata Kang Ocan penuh semangat. Kisah Kang Ocan menjadi cerminan sempurna dari seseorang yang tidak hanya berteori, tetapi bekerja nyata di lapangan. Kedatangannya tidak hanya untuk menerima piagam penghargaan, tetapi juga untuk berjuang demi kemajuan ASPAI. Kemenangan ini merupakan awal dari babak baru bagi pertanian anggur di Indonesia.
