Trubus.id — Rasa manis dan gurih membuat apel disukai banyak orang. Tidak hanya itu, orang yang rutin mengonsumsi apel akan terhindar dari berbagai penyakit mematikan. Secara ilmiah, mengonsumsi apel dapat mencegah berbagai penyakit berikut.
Kanker
Jika Anda ingin terhindar dari penyakit kanker, cobalah makan apel setiap hari. Pembuktiannya dilakukan Rui Hai Liu dari Institut Toksikologi, Cornell University, Amerika Serikat.
Tikus pengidap tumor payudara, jumlah dan ukuran sel tumornya menurun drastis berkat asupan sebutir apel setiap hari. Untuk aplikasi pada manusia, Riu menyarankan mengonsumsi minimal 5 butir apel setiap hari untuk menghalau penyakit ganas itu.
Khasiat itu diperoleh lantaran apel mengandung 230 jenis senyawa aktif termasuk flavonoid dan asam fenolat, senyawa penghambat kanker.
Strok
Pepatah lawas, sehari sebuah apel, menjauhkan diri dari dokter, kini terbukti. Mengonsumsi satu apel sehari dapat mencegah strok. Buah Mallus silvestris itu memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Linda M. Oude Griep, M.Sc., dan rekan dari Universitas Wageningen, Belanda, membuktikan, tanaman anggota famili Rosaceae itu mampu mencegah strok.
Kuersetin—sejenis flavonoid pada apel—mencegah penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan strok. Strok yang kini juga mengancam anak-anak muda itu penyebab kematian ketiga setelah jantung koroner dan kanker.
Peradangan usus
Jangan buang kulit apel ketika mengonsumsi apel. Kulit buah apel berfaedah bagi kesehatan. Hasil penelitian David W. Pascual, Ph.D., dari Departemen Imunologi dan Penyakit Infeksi Montana State University di Bozeman, Montana, Amerika Serikat, membuktikan, konsumsi kulit apel mencegah radang usus.
Kandungan polifenol kulit buah anggota famili Rosaceae itu mampu meningkatkan aktivitas sel T yang berperan mendongkrak kekebalan tubuh sehingga mencegah peradangan usus.
Obesitas
Konsumsi sebuah apel setiap hari dapat menangkal obesitas. Itu hasil penelitian Giuliana Noratto dari Washington State University. Apel mencegah sejumlah penyakit yang berkaitan dengan obesitas. Dalam risetnya, peneliti itu menggunakan berbagai jenis apel seperti granny smith, braeburn, fuji, gala, golden delicious, mcintosh, dan red delicious.
Hasilnya, apel granny smith memiliki senyawa noncerna paling tinggi, termasuk serat, polifenol, dan karbohidrat rendah. Apel itu juga mengandung zat yang dapat membantu pertumbuhan bakteri baik dalam usus.
Peneliti juga mengungkap kotoran tikus gemuk yang mengonsumsi apel granny smith serupa dengan tikus ramping. Senyawa noncerna pada apel mengubah proporsi bakteri feses dari tikus gemuk serupa dengan tikus kurus.
