Trubus.id—Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menaksir transaksi dari kegiatan Indo Fisheries 2024 Expo & Forum mencapai Rp151,75 miliar. Pameran itu dihadiri 61 peserta dari berbagai negara seperti Indonesia, Tiongkok, Taiwan, Singapura, Belanda, Korea Selatan, Vietnam, Malaysia, dan India.
Indo Fisheries 2024 Expo & Forum menampilkan beragam produk seafood, industri budidaya, dan teknologi perikanan skala internasional. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Budi Sulistiyo menyampaikan potensial transaksi sampai lebih dari Rp150 miliar.
Ia memaparkan komoditas ramai peminat diantaranya yakni tuna, cumi, kakap merah, udang, bandeng, kerapu, dan rumput laut (agar dan karaginan), serta pakan dan obat-obatan. Jumlah pengunjung selama pameran beralangsung lebih dari 18.000 orang.
“Selain pembeli dari dalam negeri, potensial buyers dari luar negeri diantaranya, Korea, Vietnam, Malaysia, Tiongkok, dan Singapura,” ujar Budi dilansir pada laman KKP.
Ditjen PDSPKP bersama BPPSDMKP, Tuna Consortium, USAID, MSC, ISPIKANI, WWF, IPNLF, AP2HI dan APCI juga menggelar sejumlah talkshow dengan peserta sekitar 300 orang dari akademisi, praktisi, asosiasi, media, pemerintah dan masyarakat umum.
Kegiatan lain pada forum itu yakni promosi protein ikan untuk generasi emas dengan edukasi seputar manfaat Hidrolisat Protein Ikan (HPI) dan demo olahan kue fortifikasi HPI oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang dihadiri pengurus Forikan se-Jabotabek, Ikatan Guru TK Indonesia Jakarta Timur, media, serta masyarakat umum.
Acara lain berupa Executive Gathering pelaku usaha, calon buyers, pemerintah, asosiasi, dan profesional industri seafood. “Kami juga bekerjasama dengan Indonesian Chef Association (ICA) untuk menampilkan Shrimp and Tuna Cooking Show yang dihadiri 300 peserta,” ujar Budi.
Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP, Erwin Dwiyana menyampaikan bahwa KKP sebagai host, berkolaborasi dengan PT Napindo Media Ashatama sebagai organizer di Indo Fisheries 2024 Expo & Forum. Pameran tersebut dilaksanakaan bersamaan dengan Indo Livestock dan Indo Agrotech di Jakarta Convention Center (JCC), 17—19 Juli 2024.
Erwin menuturkan KKP memfasilitasi paviliun seluas 126 m2 untuk empat brand produk perikanan Indonesia yakni Indonesian Tuna, Indonesian Shrimp, Indonesian Pangasius, dan Indonesian Seaweed.
Ia menuturkan selain itu, ada beberapa pelaku usaha siap ekspor, seperti PT Matsya Qualitas Indonesia, CV Global Pangan Sadulur, PT Perikanan Indonesia, PT Indomina Cipta Agung, PT Hardjo Andramina Nusantara, dan PT Bintan Intan Gemilang.
Selain menampilkan produk unggulan, KKP membuka pelayanan data dan informasi terkait implementasi kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT) dan Pengembangan Budidaya Berkelanjutan.
Informasi itu mepiputi Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB), Cara Pembuatan Pakan Ikan yang Baik (CPPIB), Cara Pembuatan Obat Ikan yang Baik (CPOIB), Cara Distribusi Obat Ikan yang Baik (CDOIB), profil pasar luar negeri, prosedur ekspor, potensi investasi, dan prosedur perizinan Penanaman Modal Asing (PMA), serta informasi dan prosedur quality assurance.
