Saturday, June 22, 2024

Koi & Goldfish Expo 2005 Ekshibisi di Kilometer 47

Rekomendasi
- Advertisement -

Dengan prestasi itu panitia pameran mengganjar BKC dengan penghargaan sebagai stan yang meraup omzet penjualan koi terbesar. Jejak serupa dialami Cenderawasih Koi asal Jakarta. Dengan dominasi maskoki seperti ranchu, mereka meraup laba sebesar Rp3,5-juta. “Peminat maskoki sekarang memang tak sebanyak koi,” ujar Asep salah peserta maskoki.

Ekshibisi berlangsung di Pusat Raiser Ikan Hias Cibinong, Jawa Barat, persis di Jl Raya Bogor Km 47. “Pameran seperti ini perlu diadakan supaya peternak dapat mempromosikan semua hasil budidaya,” ujar Sampurno Putro, direktur Jenderal Peningkatan Kapasitas Kelembagaan dan Pemasaran Departemen Kelautan dan Perikanan. Selama sepekan pameran transaksi penjualan ikan mencapai Rp240-juta.

Akhir pekan

Menurut ketua penyelenggara ekshibisi Ahmad Raharjo, pameran sengaja dikhususkan pada peternak koi dan maskoki karena kedua jenis ikan hias itu yang paling banyak penangkar dan peminatnya. “Tetapi kita juga tetap menyediakan tempat untuk peternak lobster dan ikan hias lain seperti keluarga catfi sh dan tanaman air,” ujar manajer operasional Pusat Raiser Ikan Hias Cibinong, Bogor.

Pameran yang diadakan sejak 29 Januari—6 Februari 2005 itu juga menampilkan pakan-pakan koi baru. “Kami sekarang sedang meluncurkan produk pakan berkualitas untuk koi,” ujar Wisnu Wisnawa, Manajer Pemasaran PT Prima Nutrisi Satwa Indonesia. Produk bermerek Hokky itu diyakini membuat koi tampak cemerlang dan memiliki pertumbuhan pesat.

Dari pengamatan Trubus, pameran yang diikuti oleh 26 peternak itu ramai dikunjungi pada akhir pekan. “Sayang tidak terlalu banyak peternak yang terlibat,” ujar Dra Darti Satyani, MS, peneliti di Instalasi Penelitian Air Tawar, Depok. Meski demikian acara pameran tetap semarak dengan berbagai diskusi yang digelar seperti seminar deteksi dan pencegahan penyakit koi herpes virus dan talk show seputar pemeliharaan koi dan maskoki. (Dian Adijaya S)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Berbisnis Olahan Bayam, Anak Muda Asal Tasikmalaya Raup Omzet Puluhan Juta

Trubus.id—Bayam tidak hanya menjadi sumber zat besi, tetapi juga bisa menjadi sumber cuan bagi  Filsya Khoirina Fildzah, S.Kep., Ners...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img