Monday, November 28, 2022

Kolam Koi Tanpa Sinar Surya

Rekomendasi

Kolam yang diapit ruang keluarga, ruang makan, dan ruang kerja itu, sengaja dibuat sang empunya tanpa pembatas. Permukaan air dari kolam berukuran 4 m x 4 m dengan kedalaman 1,3 m itu tampak sejajar dengan lantai. Dari dalam kolam terlihat 10 koi jumbo berukuran 65-80 cm jenis showa sanshoku, taisho sanshoku, kinginrin, shigure, dan hikarimono. Mereka asyik berenang hilir-mudik mengitari tepi kolam.

Yang istimewa corak di tubuh ikan samurai itu solid dan terang meski tak ada sumber cahaya masuk ke kolam-kecuali berasal dari jendela besar 4 m x 2 m, berjarak 1,5 m dari kolam. Sisik hikari dan kinginrin tetap mengkilap. Padahal, kondisi itu baru didapat bila koi mendapat sinar matahari minimal 3 jam sehari. Sebab itu selama ini kolam koi dibangun di luar ruangan. ‘Kalaupun indoor atapnya didesain khusus agar cahaya matahari bisa masuk,’ ujar Winarso Tanuwijaya, konsultan koi di Jakarta Barat.

Metal halide

Menurut Kiki Sutarki, konsultan koi di Bandung, memang tak mudah memelihara koi di kolam indoor, ‘Sinar matahari perlu masuk untuk pembentukan pigmen warna ikan,’ kata pemilik Samurai Koi Center itu. Pigmen warna akan menentukan ketebalan dan kecerahan warna ikan. Tanpa cahaya matahari cukup, corak ikan pudar. ‘Sinar matahari pun membantu fotosintesis bakteri pengurai dalam kolam,’ tambah Kiki.

Sebagai pengganti sinar matahari, si empunya memasang sebuah lampu metal halide berdaya 150 watt. Lampu yang biasa dipakai hobiis akuarium laut itu berkekuatan 4.400 kelvin. Lampu yang panjang gelombang cahayanya mirip matahari pagi itu diletakkan di sudut langit-langit rumah setinggi 5 m. ‘Lampu yang dinyalakan 8 jam sehari itu menjangkau seluruh permukaan kolam,’ kata Winarso.

Sebagai tambahan di malam hari 2 lampu fluorescent masing-masing sebesar 15 watt dipasang tegak lurus di atas kolam. ‘Idealnya untuk kolam ukuran itu dipasang 2 lampu metal halide. Tapi karena menyatu dengan ruang tempat aktivitas keluarga sehari-hari, cukup satu yang dipasang,’ kata Winarso. Maklum saja, lampu metal halide cukup panas dan membuat silau sehingga akan mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

Agar suhu permukaan kolam tidak naik dan koi tak terganggu pantulan lampu metal halide, air di permukaan kolam dibuat sedikit bergelombang. Gelombang itu dibuat dengan aerator. Aerator berkekuatan 60 l/menit itu meniupkan udara ke dalam kolam melalui air hose-semacam selang-sepanjang 4 m yang memiliki ribuan pori-pori sehingga bercampur dengan air. Untuk mencegah gelombang besar di permukaan air, udara yang ditiupkan hanya sekitar 60% kapasitas aerator.

Selain berfungsi sebagai pemecah panas, aerator itu mendongkrak oksigen terlarut dalam air. Tambahan oksigen terlarut juga didapat dari air yang mengalir di dinding setinggi 5 m di salah satu sisi kolam. Pasokan itu dianggap cukup karena tak terlihat tanda-tanda koi megap-megap saat berenang ke permukaan menangkap oksigen.

Filter maksi

Penampilan koi di kolam indoor itu juga tergantung dari kerja sistem filter. Maklum saja, kolam berkapasitas 20 ton itu sangat disesak koi-koi berukuran jumbo. ‘Kolam penuh ikan perlu filter berkapasitas tinggi, minimal 60% volume kolam,’ ujar Andi Suryadi, hobiis koi di Bandung.

Kolam koi indoor itu punya filter berkapasitas setara kolam, 1:1 yang terletak di luar rumah. Cara kerja filter, kotoran masuk melalui dome-kubah-di tengah kolam menuju 8 chambers tersusun paralel. Chamber pertama berisi vortex yang diaerasi. Dalam sistem vortex, air diputar kencang hingga kotoran mengendap. Air bersih dari vortex dialirkan ke filter mekanik di petak kedua dan ketiga yang berisi brush.’Dalam filter brush, kotoran kasar berukuran besar ditahan,’ kata Winarso.

Terakhir, filter mate yang terletak di petak keempat dan kedelapan berupa penyaring biologis sebelum air masuk reservoar. Dari sana, air jernih dipompa dan disemburkan ke kolam melalui ‘jendela’ ukuran 30 cm x 10 cm yang terletak di dinding kolam.

Setiap 2 hari sekali air dibuang 40-50 cm dari permukaan kolam. Air baru kemudian ditambahkan melalui 2 pipa PVC berdiameter 10 cm. Dengan air baru koi tetap sehat. Sebelum dialirkan ke kolam, air dari PAM itu disaring dengan filter dan diendapkan dalam bak penampung 2 m x 2,4 m selama 2 hari.

Menurut Winarso penampilan prima koi di kolam itu tak lepas dari pakan. Ada 3 jenis campuran pakan yang ditebar 3 kali sehari. Sebanyak 8 sendok makan-sekitar 25 g-campuran color food, manda, dan wheat germ dengan perbandingan 1:1:1. ‘Color food berfungsi untuk mencerahkan warna,’ kata Kiki. Itu karena color food mengandung spirulina yang membantu mempersolid corak merah pada jenis showa, sanke, dan warna kinginrin kohaku tetap tebal. Tubuh jumbo dan bentuk bulat proporsional dipacu pakan manda yang terdiri dari buah-buahan dan madu.

Berkat perawatan superintensif penghuni kolam yang rata-rata juara kontes di Jepang dan Indonesia itu selalu terjaga kesehatannya. Tak pernah ada ikan yang sakit, apalagi mati di kolam indoor tanpa sinar surya yang dibangun 2 tahun silam itu. (Andretha Helmina)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id— “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari, Kecamatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img