Trubus.id—Larva atau magot berjasa mengurai sampah organik. Mereka amat “rakus” mengolah sampah organik. Biasanya proses dekomposisi sampah menimbulkan bau busuk menyengat.
Proses itu akibat dekomposisi yang terjadi secara anaerobik yang menimbulkan gas beraroma menyengat seperti hydrogen sulfide (H2S). Anda dapat mencegah bau busuk sampah itu dengan beberapa perlakuan sederhana.
Anda dapat mencacah sampah organik dan fermentasi. Mencacah sampah artinya memudahkan magot saat makan dengan cara mengait dan mengisap. Pencacahan sampah berdampak pada mudahnya magot menyerap nutrisi dari sampah organik.
Pencacahan upaya mereduksi aroma tidak sedap. Kandungan air yang keluar dari buah dan sayuran dapat merangsang bakter-bakteri baik yang ada di dalam sampah organik untuk lebih cepat tumbuh.
Adapun fementasi sampah organik juga berperan mencegah bau busuk. Aminudi mengatakan, hasilnya lebih baik bila ada penambahan probiotik seperti Trichoderma atau Aspergillus. Kedua bakteri itu bermanfaat mempercepat proses fermentasi.
Probiotik tambahan bermanfaat sebagai pemecah lignin dan selulosa menjadi gula-gula yang lebih sederhana sehingga aroma yang lebih dominan lebih kepada aroma fermentasi bukan aroma busuk. Fermentasi juga meningkatkan kandungan nutrisi sampah organik. Berikut budidaya magot tanpa bau.

