Sunday, June 21, 2026

Lawan Hawar Daun dengan Varietas Kentang Matra Agrihorti

Rekomendasi

Trubus.id— Penyakit utama pada tanaman kentang yakni penyakit hawar daun.  Serangan penyakit ini cukup sulit dikendalikan, apalagi saat musim hujan. Penyakit hawar daun disebabkan oleh cendawan Phytophthora spp.

Untuk meminimalkan risiko serangan penyakit hawar daun pada tanaman kentang, petani dapat memilih varietas kentang yang unggul. Salah satunya seperti varietas kentang Matra Agrihorti.

Kentang Matra Agrihorti tergolong agak tahan hawar daun. Kentang baru itu merupakan hasil rakitan Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) yang kini berubah nama menjadi Balai Pengujian Standar Instrumen (BPSI) Tanaman Sayuran.

Petani bisa memanen varietas Matra Agrihorti pada 95—110 hst dengan umur simpan hingga 70 hari setelah panen. Matra Agrihorti menghasilkan 6—9 umbi per tanaman dengan bobot umbi rata-rata 134,4—162,3 g. Jadi bobot umbi per tanaman mencapai 803,0—1.208,3 g dan berpotensi hasil 18,7— 28,2 ton/ha.

“Riset awal untuk menghasilkan kentang yang tahan hawar daun,” kata pemulia kentang varietas Matra Agrihorti, Tri Handayani, S.P., .MSc., Ph.D.

Tri dan tim meriset kentang baru itu sejak 2016 dan rilis pada 2022. Lebih lanjut peneliti yang sekarang bertugas di Pusat Riset Hortikultura dan Perkebunan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), itu mengatakan, pemanfaatan Matra Agrihorti sebagai kentang sayur dan industri.


Artikel Terbaru

Produk Herbal Indonesia Tembus Arab Saudi, Raih Kontrak Rp2,5 Miliar

Produk herbal Indonesia kembali menunjukkan daya saingnya di pasar internasional. Kali ini, produk kesehatan berbahan alami berhasil memperoleh kesepakatan...

More Articles Like This