Thursday, December 8, 2022

Lima Kunci Python Juara

Rekomendasi

Sejatinya motif dipong mirip python umumnya, bergelombang tak beraturan dengan corak merah bata. ‘Dipong yang menang itu luar biasa untuk motif dan pattern-nya,’ ujar drh Slamet Raharjo MS, juri dari Yogyakarta. Andyan memang memburu dipong berpola unik itu dalam waktu lama. ‘Ada kepuasan saat dapat mengoleksinya,’ katanya.

Di luar motif istimewa, dipong itu memang dipersiapkan untuk lomba. Dua marmut hidup diberikan setiap hari sebagai pakan sehari-hari untuk memacu proses shedding atau ganti kulit. ‘Pas turun di kontes warnanya jadi kinclong,’ kata Andyan. Namun, seminggu menjelang lomba dipong perlu dipuasakan agar tidak muntah dan membuang feses di arena.

Lima kriteria

Python hampir sebagian besar menjadi raja di kontes-kontes reptil. Selain ukuran tubuh yang besar, corak pun banyak yang menawan. Namun, tak mudah memiliki python yang layak kontes seperti dipong. ‘Ada 5 kriteria yang harus dimiliki,’ kata Slamet. Kriteria itu meliputi tubuh-body scoring, karakter, warna, corak, dan yang tak kalah penting kesehatan.

Kulit kencang mutlak dalam penilaian body scoring. Kekencangan kulit harus terasa saat diraba. Kulit cemerlang yang muncul setelah ganti kulit juga menjadi nilai tambah. ‘Kulit dapat diolesi baby oil, tapi jangan kebanyakan karena dapat menutupi pori-pori tubuh. Itu berakibat suhu tubuh naik dan ular akan mengalami dehidrasi,’ ujar Iyan-sapaan akrab Andyan.

Karakter jinak dan tidak demam panggung disukai. ‘Ular agresif selalu memberi respon saat dipegang,’ kata Budi Wonosasmito, juri asal Surabaya. Bentuk respon seperti mengangkat kepala ke belakang dan meliukkan tubuh membentuk huruf S.

Agar jinak, ular mesti rajin dipegang setiap hari selama kurang lebih 1 jam. Lebih dari itu ular bosan yang berujung stres dan mogok makan. Demam panggung dapat hilang dengan sering mengajak ular ke luar lingkungan dan digendong orang berbeda. ‘Jangan pernah membawa ular birahi ke kontes karena sesama jantan dapat berkelahi,’ ucap Slamet.

Kesehatan harus benar-benar dijaga. Ular sakit tidak boleh ikut bertanding. Tubuh yang sehat tampak antara lain dari kulit yang bebas kutu dan cendawan. Bila terdapat kutu, atasi dengan merendam ular dalam air sirih. ‘Sirih berfungsi sebagai antiseptik,’ tutur Budi. Namun, kalau sebatas perendaman tak mampu melenyapkan kutu di bawah sisik. Agar kutu musnah, pengobatan dikombinasi dengan penyuntikan hypermetrine 400 mg.

Python berpenampilan prima memiliki perpaduan serasi antara karakter, warna, corak, dan kesehatan. Bila itu ada pada python Anda, niscaya peluang menang di kontes terbuka lebar. Itu pula yang dialami Dippie, dipong jagoan Iyan. (Lastioro Anmi Tambunan/Peliput: Andretha Helmina)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Potensi Pemanfaatan Limbah Ceker Ayam sebagai Obat

Trubus.id — Mahasiswa Universitas Gadjah Mada menciptakan collagen tripeptide yang dihasilkan dari limbah ceker ayam sebagai alternatif pengobatan aterosklerosis.  Fitria Yuliana,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img