Trubus.id— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membuat lilin aromaterapi dari minyak kelapa. Inovasi itu berawal dari ide untuk memanfaatkan potensi kelapa yang jarang dimanfaatkan masyarakat Bojong 3 Panjatan Kulonprogo, sebagai lokasi KKN.
Menurut Ketua KKN Vokasi UNY, Reza Al-Faruqi, masyarakat hanya menjual buah kelapa dan daun kelapa. Namun belum mengolah kelapa menjadi minyak. Padahal selain bernilai ekonomi, minyak kelapa bermanfaat bagi kesehatan di antaranya mengurangi lemak perut, sembuhkan luka, hingga mengobati peradangan.
Lebih lanjut, menurut Reza, aroma sedap kelapa dapat digunakan sebagai aromaterapi yang menenangkan bayi. Hal ini yang menjadi dasar pembuatan lilin aromaterapi berbahan baku minyak kelapa.
Penanggungjawab kegiatan Anggie Lusiana Devi mengatakan lilin ini menggunakan minyak kelapa sebagai bahan tambahannya dan ampas kelapa sebagai hiasan. “Selain itu, lilin aromaterapi ini bisa menjadi ide bisnis masyarakat desa Bojong 3,” ujar Anggie, dilansir dari laman resmi Universitas Negeri Yogyakarta.
Lilin aromaterapi mempunyai banyak manfaat. Di antaranya dapat menghilangkan stres, menenangkan pikiran, sebagai hiasan atau dekorasi ruangan, serta dapat menjadi sumber cahaya ketika listrik sedang padam.
Mahasiswa prodi D4 Tata Rias dan Kecantikan Fakultas Vokasi UNY Kampus Wates itu menjelaskan alat dan bahan mudah didapatkan. Mulai kompor, panci, timbangan digital, wadah lilin, sumbu lilin, palm wax, minyak kelapa, essensial oil, ampas kelapa dan dry flower.
Untuk proses pembuatannya yakni dengan menyiapkan palm wax yang dipanaskan dalam air mendidih dengan api menyala hingga mencair, tambahkan minyak kelapa 5 ml dan essensial oil 5 ml, aduk hingga tercampur merata.
Siapkan wadah dan sumbu lilin kemudian tuangkan larutan lilin ke dalam wadah. Tambahkan hiasan untuk mempercantik lilin aromaterapi, kemudian diamkan hingga larutan lilin menjadi padat.
Sebagai informasi, selain Reza dan Anggie, berikut ini anggota KKN Vokasi UNY yang turut membuat lilin aromaterapi dari minyak kelapa, Citra Ramadhani, Wina Nurlita Putri, Elva Khusna, Agista Adfah Pramesti, Qanita Diza Astuti, Hanamel Ananta, dan Nadia Syalwa.
