Monday, July 15, 2024

Makin Belang Kian Mahal

Rekomendasi
- Advertisement -

Para pehobi memburu philodendron variegata. Harga jual fantastis.

Philodendron red congo variegata koleksi Febriadi Rahmatullah.

Harga philodendron setinggi 60 cm itu fantastis Rp8,5 juta. Itu memang bukan philodendron biasa, tetapi variegata. Daunnya menarik dengan perpaduan empat warna yaitu hijau, kuning muda, merah, dan putih. Lazimnya daun philo berwarna hijau polos. Keistimewaan lain, pola variegata daun muncul di tiap helai daun dengan perpaduan warna yang berbeda.

“Variegatanya benar-benar sempurna,” kata penangkar tanaman hias di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Febriadi Rahmatullah. Kombinasi daun variegata dan batang merah membuat penampilannya kian atraktif. Buktinya semua helai daun memiliki semburat putih dan merah. Sapuan variegatanya sepintas mirip jenis marble. Itulah philodendron red congo variegata incaran pehobi tanaman hias.

Mutasi

Febriadi Rahmatullah, pekebun dan kolektor philodendron di Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tanaman anggota famili Araceae itu belang karena terjadi mutasi alam dan juga mendapat sinar matahari yang cukup. “Philodendron yang mendapatkan sinar matahari yang cukup akan menghasilkan belang yang lebih menarik. Tetapi faktor yang lebih besar untuk mendapatkan variegata adalah mutasi alam,” ujar Febriadi Rahmatullah yang juga kolektor philodendron di Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat itu.

Sebelum melepas indukan red congo variegata, Abot—sapaan akrab Febriadi—memperbanyaknya terlebih dahulu, minimal 3—5 anakan. “Dengan perbanyakan secara pisah anakan atau potong umbi diharapkan tanaman serupa dan hasil yang lebih cepat,” kata ayah 1 orang anak itu. Ia juga memperbanyak tanaman dengan kawin silang (hibrida) untuk mendapatkan tanaman yang berbeda dari indukan.

Perbanyakan dengan kawin silang membutuhkan waktu sekitar 5—6 bulan. Peluang kemunculan tanaman variegata sangat kecil, “Satu per sejuta kemunculan tanaman,” tutur kolektor tanaman hias di Serpong, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Handry Chuhairy. Belum lagi jika keberadaan tanaman itu juga sudah langka. Wajar bila harganya pun berlipat ganda.

Bentuk lain daun philodendron.

Selain red congo, Febriadi juga mengoleksi 15 jenis tanaman anggota famili Araceae itu yang semuanya variegata. Total jumlah populasi lebih dari 50 tanaman. Kini philodendron yang menempati harga tertinggi yaitu yellow dan green congo variegata. Sebab, kedua tanaman itu hasil mutasi alam dan langka. Yellow congo variegata memiliki gradasi warna putih dan hijau pada empat daunnya.

Adapun satu daun lainnya berwarna kuning kehijauan. Perpaduan warna tiap daun pun bervariasi, ada yang belang di sisi kanan dan kiri. Ada pula yang bercorak seperti bulu ayam dan batik (marble). Batangnya pun memiliki variasi warna merah, hijau, dan hitam. Febriadi menjualnya Rp10 juta untuk indukan (5 daun). Sementara harga tanaman yang terdiri atas 2—3 daun Rp1,5—Rp2 juta.

Permintaan meningkat

Green congo variegata.

Yang tak kalah menawan green congo variegata. Disebut demikian karena batang daunnya berwarna merah. Daun muda yang muncul hampir setiap bulan berwarna merah terang dan menggelembung. Konsumen pun tak perlu merogoh kocek dalam-dalam seperti red congo dan yellow congo untuk memilikinya. Cukup mengeluarkan uang Rp5 juta untuk menebus sepot philodendron berdaun 5—7 helai.

Tak perlu waktu lama untuk menunggu hingga tanaman muda itu bersosok rimbun. “Tiga bulan kemudian sosok tanaman sudah bagus,” ujar Febriadi. Bentuk daun philodendron juga sangat beragam. Beberapa di antaranya ada yang berdaun menjari sehingga dinamakan philodendron jari. Philodendron bipinnatum koleksi lain Febriadi memiliki tiga perpaduan warna yaitu hijau, putih, dan merah.

Philodendron jari itu memiliki panjang daun hingga 50 cm dan berpenampilan memikat para pehobi baru maupun lama. Tanaman yang diboyong dari Bangkok, Thailand, setahun silam itu berwarna abnormal, kuning. Umumnya daun kerabat aglaonema itu berwarna hijau. Pria kelahiran Bandung, 25 Februari 1989 itu memburu tanaman abnormal hingga ke luar negeri karena sosoknya yang aneh dan langka.

Indukan yellow congo variegata dijual dengan harga Rp10 juta

Walaupun harga selangit, ia menempuh berbagai upaya demi mendapatkan tanaman abnormal itu. Koleksi lain berasal dari pencari tanaman. Para pemburu tanaman biasanya memperoleh tanaman dari pencarian ke nurseri hingga hutan-hutan di pelosok daerah. Philodendron painted lady memiliki bentuk yang sangat elok. Daun painted lady bulat di pangkal dan ramping di ujung.

Philodendron variegata itu berbentuk seperti keris.

Panjang daun 30— 50 cm dengan lebar 15—20 cm. Tampilan philodendron hasil mutasi alam itu lembut. Daya tarik utama pada warna kontras daun tua dan muda. Pucuk berwarna hijau kuning; daun baru, kuning kemerahan. Daun-daun itu ditopang tangkai kuning berbercak cokelat. Padahal, tanaman anggota famili Araceae itu jarang bertangkai kuning. Handry pun memiliki lebih dari 30 jenis philodendron variegata.

Philodendron millo variegata salah satu jenis yang merambat.

Kesetiaannya pada daun cinta (philo berarti cinta dalam bahasa Yunani, red) berawal dari keyakinan bahwa daya beli konsumen berbeda-beda. Kondisi pasar philodendron yang stabil menjadi alasan beberapa pebisnis tanaman hias untuk tetap menjajakan komoditas itu. Para pemilik nurseri menjadikan daun cinta sebagai “kuda hitam”. Meski bukan komoditas andalan, philodendron tetap menyumbang omzet penjualan.

Painted lady memiliki warna yang kontras pada daun dan batang.

Oleh karena itulah permintaan kerabat caladium itu belakangan terus meningkat. Hal itu menjadi berkah bagi para importir maupun pekebun. “Permintaan philo 5 bulan terakhir meningkat hingga 30%,” ujar Handry. Di Thailand philo diperbanyak dengan jenis-jenis baru yang belum ada di Indonesia. Oleh karena itu akan mendapatkan hasil yang lebih bervariasi. Bandingkan dengan komoditas lain.

Philodendron bippinatum variegata.

Pekebun mesti pasang mata setiap saat untuk memantau pergerakan harga. Kerap kali pekebun bisa menjual tetapi tak mampu membeli lagi. Philodendron koleksi pria berkacamata itu di antaranya melonii, melodii, dan kabel busi variegata. Handry menjual koleksinya mulai dari Rp5 juta untuk anakan philodendron dengan 4—5 daun. Yang paling penting, philodendron mudah dirawat.

Kiat Rawat  Daun Cinta

Pehobi variegata, Febriadi Rahmatull, merawat philodendron dengan rutin memberikan pupuk lambat urai yang dicampur media setiap 3—6 bulan. Pupuk mengandung unsur nitrogen, fosfor, dan kalium seimbang. Pupuk berlebih menyebabkan philodendron menyerap unsur nitrogen tinggi sehingga tanaman cepat layu. Untuk mencegah kekeringan gunakan media yang cukup mengikat air seperti serbuk sabut kelapa atau cocopeat, humus, kompos, kaliandra, dan andam.

Media dapat digunakan secara tunggal maupun campuran. Yang penting mengikat air dan porous. Penyiraman setiap hari atau sesuaikan dengan kelembapan media. Untuk mendeteksi, masukkan jari ke media tanam. Jika satu inci jari tangan terasa lembap, media tanam belum perlu disiram. Sebaliknya bila jari tangan kering, lakukan penyiraman. Agar kesegaran philodendron lebih lama, berikan perlakuan khusus sebelum dimasukkan ke dalam ruangan.

Philodendron melonii adalah salah satu jenis lokal.

Semprotkan pupuk daun yang mengandung kalium ke seluruh bagian tanaman satu pekan sebelumnya. Kalium berfungsi memperkuat jaringan tanaman sehingga tahan terhadap perubahan kelembapan. Bila menggunakan pupuk akar, lakukan pemupukan 2 pekan sebelumnya dengan dosis 300 g kalium nitrat untuk setiap kubik media. Itu karena pupuk akar lebih lambat terserap oleh tanaman dibandingkan dengan pupuk daun.

Pupuk daun bereaksi 2—3 hari setelah aplikasi, sedangkan pupuk akar sekitar 6 hari. Ketika tanaman sudah diletakkan di dalam ruangan, jangan beri perlakuan apa pun kecuali siraman air murni. Selain itu, agar daun variegata tidak gosong atau rusak sebaiknya hindari kontak pada daun, terutama setelah memegang minyak atau makanan. (Tiffani Dias Anggraeni)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Tiga Bahan Alami untuk Ternak Ayam

Trubus.id—Lazimnya kunyit sebagai bumbu masakan. Namun, Curcuma domestica itu juga dapat menjadi bahan untuk menambah nafsu makan ayam....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img