Tuesday, July 23, 2024

Mangga Apel Retak-retak

Rekomendasi
- Advertisement -

  1. Mengapa buah pecah-pecah, warna tidak mulus, dan masam?
  2. Batang bergetah sehingga kulit mati. Bagaimana cara menanggulanginya?
  3. Apakah mangga apel memang masam?
  4. Saya bermaksud memproduksi bibit mangga arumanis, gedong gincu, dan okyong. Mangga jenis apa yang terbaik sebagai batang bawah?
Bambang S
Jl. Dr Semeru No. 61, Bogor 16111

Hendro Soenarjono

  1. Mangga apel yang dipanen belum matang rasanya masam. Buah matang berwarna merah kehitaman. Yang baru dipetik merah saja dan berasa masam. Buah retak disebabkan beberapa hal antara lain kandungan air tanah terlalu banyak. Tanaman menyerap air secara berlebih sehingga terjadi ketidakseimbangan dengan pertumbuhan buah. Retak juga bisa disebabkan kelebihan pupuk nitrogen.
  2. Diduga batang bergetah disebabkan oleh penyakit diplodia basah. Penyakit ini biasa menyerang tanaman mangga di daerah beriklim basah (curah hujan tinggi). Cara mengatasinya, setelah bagian tanaman yang sakit dibersihkan, olesi dengan CP 8% atau lisol (karbol). Serangan berat menyebabkan buah retak disertai getah kuning.
  3. Pada pH rendah (3.8—5.2) banyak unsur hara mikro terserap oleh tanaman sehingga menjadi racun. Kadar pH yang baik untuk mangga 5.5—6.5. Untuk mencapai pH idel tanah perlu diberi kapur pertanian 2 ton/ha atau 10—20 kg/pohon.
  4. Di Karawang Barat sebaiknya ditanam gedong gincu atau indramayu. Arumanis dapat pula ditanam di sini, tetapi buah sedikit dan kurang manis karena berair. Untuk batang bawah gunakan mangga madu atau cengkir. Mangga saigon dapat pula digunakan, tetapi menyebabkan batang atas tumbuh pendek (semi cebol).***

Jamur Merang Terkontaminasi

Saya membudidayakan jamur merang di Lampung. Ada beberapa hal yang ingin saya konsultasikan:

  1. Mengapa media terkontaminasi jamur kelapa (istilah lokal). Morfologisnya mirip jamur yang tumbuh di tandan kelapa sawit. Selain itu banyak gurem berkembang biak di media. Media yang saya gunakan adalah ampas tebu, ampas asam sitrat, bekatul, dan kapur. Semua proses sesuai prosedur buku panduan: formulasi, pengomposan selama 10 hari, pasteurisasi 70ºC selama 4 jam, dan perlakuan setelah inokulasi.
  2. Terdapat bintik-bintik seperti spora saat isolasi. Apakah saat pertumbuhan di media agar, jamur merang menghasilkan spora?
Yunaeni d.a. Sumiri, SLTPN 6
Terbanggi Besar Lampung Tengah

NS. Adiyuwono

  1. Sayang ibu tidak menjelaskan ukuran kumbung jamur merang. Pasteurisasi 70ºC selama 4 jam kurang lama bila menggunakan uap steam dari daun. Hasil yang didapat cuma 30%. Karena kompos kurang steril, jamur pesaing cepat tumbuh. Akibatnya kompos cepat busuk dan tidak sehat. Untuk lumbung 7 m x 3 m dengan rak 5 tingkat, pasteurisasi minimal 8—12 jam.
  2. Bintik-bintik itu bukan spora. Media terkontaminasi dari udara dan lingkungan saat isolasi. Warnanya hitam atau putih, tapi berbeda dengan miselium jamur merang.***

Hidroponik & Aeroponik

Pada Trubus edisi Februari 2004 terdapat artikel mengenai hidroponik dan aeroponik sayuran. Saya tertarik dan ingin menanyakan beberapa hal:

  1. Apa yang dimaksud dengan teknik tanam hidroponik dan aeroponik?
  2. Berapa luas ideal lahan yang dibutuhkan untuk teknik tanam ini?
  3. Dapatkah teknik ini diterapkan di lahan sempit skala rumahan?
  4. Apakah diperlukan mesin untuk mensuplai pupuk? Bila perlu mesin jenis apa?
  5. Apakah keunggulan dari teknik ini dari segi kualitas dan kuantitas dibandingkan tanam biasa?
  6. Pupuk dalam bentuk apakah yang digunakan dan di mana saya mendapatkannya?
  7. Bagaimana pemasaran sayuran hidroponik dan aeroponik di daerah Bekasi dan Jakarta?
  8. Dalam Trubus edisi Februari 2004 dimuat teknik tanam anggrek di pipa PVC yang diterapkan oleh Shanty S. Peeters. Bagaimana cara pemupukannya dan apakah lubang bawah pipa ditutup?
  9. Apa yang dimaksud plastik mulsa? Apakah warna plastik dapat mempengaruhi tanaman?
Rachmat Husada
Pejuang Jaya Blok G No. 342
Kecamatan Medan Satria, Bekasi

Yos Sutiyoso

  1. Hidroponik artinya menggunakan air sebagai media atau substrat untuk menumbuhkan tanaman. Aeroponik menggunakan media udara.
  2. Lahan untuk usaha hidroponik dan aeroponik komersial 5.000 m2.
  3. Teknik hidroponik dan aeroponik dapat diterapkan di lahan sempit.
  4. Untuk pasokan pupuk diperlukan pompa listrik yang kekuatannya disesuaikan dengan luas penanaman.
  5. Dengan hidroponik tanaman lebih cepat dipanen. Kualitas, ukuran, dan citarasa juga lebih unggul.
  6. Pupuk dapat diperoleh di toko pertanian khusus.
  7. Pemasaran dapat langsung ke pasar swalayan atau melalui perantara yang alamatnya bisa didapat di pasar swalayan.
  8. Pipa PVC ukuran 0.5 inci dan panjang 60—100 cm diikatkan pada tanaman vanda supaya batangnya tumbuh tegak. Setengah dari bagian bawah pipa diisi mos/lumut yang dipadatkan. Kemudian isi dengan beberapa puluh butir pupuk yang larutnya lambat. Di atasnya ditambahkan lagi mos sedikit. Ujung bawah dan atas tidak ditutup. Air yang dikucurkan dari lubang atas akan melarutkan pupuk sedikit demi sedikit. Pupuk akan menetes keluar melalui lubang bawah. Di batang pipa bagian bawah dapat pula diberibeberapa lubang untuk memperbanyak keluarnya larutan pupuk.
  9. Plastik mulsa biasanya tipis, berwarna hitam di sebelah bawa. Sebelah atas berwarna perak, untuk memantulkan cahaya matahari supaya tanah tidak menjadi terlampau panas. Tidak  ada pengaruhnya terhadap tanaman. Mulsa membantu kelembapan tanah menjadi lebih stabil karena evaporasi dari permukaan tanah berkurang. Mulsa juga menghalangi meledaknya gulma.***
- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Pakai IoT di Kebun Jeruk, Hasil Panen Optimal

Trubus.id—Penggunaan internet of things (IoT) untuk pertanian turut membantu meningkatkan hasil panen dan kualitas produk. Pekebun jeruk di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img