Saturday, January 24, 2026

Medco Foundation Berkolaborasi dengan Kelas Trubus Gelar Pelatihan “Deep Learning Digital untuk Guru” di Kabupaten Sekayu

Rekomendasi
- Advertisement -

Medco Foundation bekerja sama dengan Kelas Trubus menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Deep Learning Digital untuk Guru” yang ditujukan bagi para pendidik jenjang SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Sekayu. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas guru agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan.

Pelatihan ini diikuti oleh 50 orang guru dan dilaksanakan secara tatap muka selama satu hari. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran yang kreatif, efektif, dan interaktif, sehingga mampu menciptakan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan siswa di era digital.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan program, Medco Foundation dan Kelas Trubus menyediakan pendampingan daring selama dua bulan pascapelatihan. Pendampingan dilakukan melalui grup WhatsApp yang berfungsi sebagai forum konsultasi dan diskusi. Selain itu, tim pendamping juga melakukan monitoring implementasi media digital di sekolah masing-masing peserta. Program ini diperkuat dengan webinar bulanan singkat (check-in session) untuk mengevaluasi progres, membahas tantangan, serta memberikan penguatan materi sesuai kebutuhan peserta.

Salah satu peserta pelatihan, Ilham Wahyudi, guru SMAN 1 Sekayu, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru dalam proses pembelajaran di sekolah.

“Ini menjadi pengalaman baru, yang sebelumnya kita memanfaatkan media hanya sebagai hiburan, namun berkat pemateri hari ini akhirnya kita menjadikannya sebagai media dalam proses pembelajaran di sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Nisa, perwakilan Medco Foundation, menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk mendukung kebijakan pemerintah sekaligus meningkatkan kemampuan guru dalam beradaptasi dengan pembelajaran digital.

“Pada dasarnya kegiatan ini diselenggarakan untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah dan meningkatkan kemampuan guru dalam adaptasi pembelajaran digital. Kegiatan berjalan lancar dan guru-guru mengikuti dengan antusias. Selain materi teori, peserta juga belajar praktik secara langsung, sehingga materi yang disampaikan dapat digunakan dalam proses pembelajaran digital,” jelasnya

Melalui program ini, para peserta diharapkan dapat menguasai keterampilan praktis dalam membuat berbagai media pembelajaran digital, seperti video edukatif, presentasi interaktif, dan pengelolaan data pembelajaran berbasis teknologi.

(Dira Kaimel)

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img