Trubus.id — Para pegawai PT Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) yang hendak pensiun mengikuti pelatihan menjadi pengusaha kopi bersama Kelas Trubus.
“Sebelumnya kami tidak mengetahui tentang kopi, yang ada di benak kami, kopi itu pahit,” ujar Elwin Adam. Namun, setelah mengikuti pelatihan kopi, Adam mengenal dengan jelas cita rasa kopi.
Cita rasa itu dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari jenis kopi hingga proses pembuatannya menjadi secangkir kopi. Bahkan, proses budidaya kopi di kebun memengaruhi cita rasa kopi hingga 60%. Selebihnya, 30% dipengaruhi oleh proses pascapanen biji kopi dan 10% oleh cara barista mengolah biji kopi.
Kemudian di akhir pelatihan, “Kami juga disampaikan cara memulai usaha kopi sampai kepada perencanaan-perencanaan. Bahkan, di dalam itu ada perhitungan untuk biaya pokok produksi,” ujar Adam yang berasal dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Adam hanya salah satu pegawai PT Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) yang mengikuti pelatihan bisnis coffee shop. Perusahaan ini memberikan beragam pelatihan bisnis kepada karyawannya yang akan masa purnabakti, seperti pelatihan coffee shop yang diadakan oleh Kelas Trubus.
Bisnis kopi
Para peserta pelatihan, total 22 orang, datang dari berbagai kota di Tanah air. Mereka sangat antusias untuk mengetahui lebih dalam tentang coffee shop, bisnis yang mentereng dan sedang menjamur di berbagai daerah.
Para peserta mempelajari modal usaha hingga trik mencegah kerugian. Angka konsumsi kopi di Indonesia mencapai 1,2 kg per kapita per tahun. Kenaikan angka konsumsi itu menjadi peluang menggiurkan untuk memulai bisnis kedai kopi.
Pemateri pada pelatihan itu, Tauhid Aminulloh, praktisi dan trainer di bidang usaha kopi. Pria asal Kabupaten Sleman, Yogyakarta, itu terbiasa mengadakan kelas pelatihan kopi untuk anggota koperasi dan anak-anak muda. Tauhid menggunakan kopi sebagai salah satu media untuk belajar.
“Sepengalaman saya sering ketemu orang yang belajar kopi, banyak kok yang jadi ahli kopi dengan proses belajar yang cepat,” kata Tauhid.
Tauhid kagum dengan semangat dan kemampuan peserta dalam menangkap pemaparannya. “Di sini beda-beda kecepatan belajarnya, untuk orang-orang yang sudah punya pengetahuan dan punya banyak pengalaman, belajarnya akan lebih mudah,” kata Tauhid.
Pria kelahiran 1 Juni 1980 itu menjelaskan dasar-dasar kopi dan bisnis yang merupakan fundamental untuk memulai usaha.
Sebagai pemilik bisnis kopi, perlu mengetahui seluruh dasarnya, mulai dari cita rasa kopi hingga analisis usaha. Kelas Trubus juga menghadirkan dua barista, Fajar Ibrahim dan Rifky Dermawan.
Mereka berada di balik meja cokelat yang di atasnya tersusun alat-alat membuat kopi secara manual, seperti grinder, hario dripper V60, timbangan digital, teko leher angsa, termos elektrik, gelas, dan coffee server.
Fajar dan Rifky mempraktikkan cara membuat kopi dan membimbing peserta membuat kopi sendiri. Teknik-teknik pembuatan kopi yang dipraktikkan adalah V60, aeropress, kopi tubruk, dan caffe latte.
Tak heran, bila selama tiga hari pelatihan, ruangan berbentuk persegi panjang dipenuhi dengan aroma kopi yang harum. Setelah mengikuti pelatihan Kelas Trubus, Bambang Suskiyatno sangat terbantu dengan model pembelajaran yang diterapkan.
“Kami tadi juga belajar menyeduh coffee latte yang lagi kekinian. Kemudian kami juga mencoba caramel milky tea dan itu juga masih tren sekarang, keren sekali,” ujar Bambang dari Kota Semarang, Jawa Tengah.
Para peserta pun terinspirasi untuk memulai bisnis kopi. “Kami mengetahui bahwa rasa, bahkan aroma dan tempat dia tumbuh kami juga mendapatkan (ilmunya). Untuk workshop ini, kami sangat senang dan mudah-mudahan sangat bermanfaat pada saat kami nanti purnabakti. Terima kasih untuk Trubus,” tutur peserta asal Medan, Roida Silaen.
Pelatihan berlangsung pada 29 Agustus hingga 1 September 2022. Agendanya, selama tiga hari peserta mendapatkan pelatihan di kelas yang diadakan di Yogyakarta. Pada hari terakhir peserta mengunjungi kedai kopi Antologi Space sebagai tempat studi banding.
Sebagai informasi, Anda bisa memilih dan mengikuti pelatihan yang digelar Kelas Trubus di www.kelastrubus.id atau menghubungi WhatsApp admin Kelas Trubus. (Zahrotul Millah)
