Jangan Tertukar, Ini Bedanya Lahong dengan Durian Merah

Rekomendasi

Trubus.id—Lahong Durio dulcis sejenis durian berkulit merah pekat dan berduri panjang. Saat dibelah menguar aroma kuat seperti aroma aseton. Dari balik kulit tampak daging buah manis, berdaging tipis, dan biji cokelat kehitaman.

Kehadiran lahong di lapak durian tergolong langka. Misalnya di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, konsumen mesti memesan dahulu bila ingin mencicip lahong. Lahong sering tertukar dengan Durio graveolens atau sering disebut durian merah.

Keduanya samasama memiliki ciri khas merah. Padahal, pada lahong yang merah adalah kulit buah sementara graveolens daging buahnya. Warna daging buah yang berwarna merah seringkali mengundang burung untuk penyantap. Itu sebabnya di Malaysia graveolens kerap disebut durian burung.

Orang Dayak Kenyah menyebutnya duriang anggang. Warna kulit graveolens kuning dan berduri panjang. Daging buah tipis dan relatif tanpa aroma. Rasanya kalah manis dengan lahong.

Perbedaan lain terlihat dari bunga. Daunnya juga lebih tebal daripada lahong. Menurut botanis Herbarium Kostermans, perbedaan keduanya juga terlihat saat buah matang. Buah graveolens terbuka saat masih menempel di cabang. Sementara dulcis matang pohon dengan kondisi buah belum terbuka.***

Artikel Terbaru

ARENTA, Ikhtiar Petani Pandeglang Olah Tanaman Obat

Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si., menyatakan bahwa Direktorat Jenderal Hortikultura mendorong penumbuhan dan...

More Articles Like This