Trubus.id — Ikan terbang Pantodon buchkolzi memang istimewa. Ia dapat membentangkan sirip dada yang seperti sayap saat hendak meloncat. Kemampuan meloncatnya hingga setinggi 2 m. Kebiasaan meloncat itu lebih untuk menghindar dari musuh dan menyambar mangsa.
Ikan terbang dewasa dapat mencapai ukuran 10 cm. Sifat ikan bercorak abu-abu atau biru itu senang berenang di permukaan. Pectoral yang tampak seperti sayap kupu-kupu itu membantu ikan terbang dalam posisi mengambang. Keadaan siap melompat untuk menyambar mangsa.
Ekor bawahnya tampak lebih panjang untuk mengatur kecepatan berenang saat ia akan meloncat. Ikan terbang tidak perlu perlakuan khusus. Ikan kupu-kupu Afrika itu dapat dipelihara di akuarium dengan sedikit air.
Ikan terbang tidak rewel soal pakan. Cacing dan serangga merupakan menu utama. Meski demikian, ikan terbang termasuk predator bagi ikan-ikan berukuran kecil. Oleh karena itu, ia disarankan tidak dicampur dengan ikan lain yang mempunyai sifat hidup di permukaan air.
Gerakan-gerakan ikan lain cenderung akan mengganggu instingnya. Ikan terbang itu cocok disatukan dengan ikan yang berenang di bagian tengah dan bawah air. Agar bertahan hidup, ikan terbang perlu suasana tenang. Ia menyukai air ber-pH agak masam kurang dari 6,5.
Filtrasi melalui peat sangat disarankan agar kebersihan air terus terjaga. Karena kebiasaan “terbang”, pemberian tanaman air dalam akuarium akan membantu mengurangi kebiasaan itu. Meski demikian, perlu tetap menyediakan area yang terbebas dari tanaman agar ikan leluasa berenang.
Tanaman air akan melindunginya dari stres berlebihan. Ia akan mudah bertelur di tempat rimbun. Akuarium pun harus dilengkapi penutup. Tingkat pencahayaan tidak terlalu terang, lantaran ia menyukai suasana cenderung gelap.
Itu lantaran sifat hidupnya yang nokturnal sehingga gesit pada suasana redup. Temperatur yang normal 25–28°C sangat kondusif untuknya. Ikan terbang dapat dipijahkan secara massal dalam bak plastik memakai aerasi.
Induk jantan dan betina yang siap pijah berukuran 7–8 cm berumur minimal 1 tahun. Sirip anal ikan jantan melengkung dengan tubuh ramping, betina lurus dengan perut melebar. Akuarium tempat pemijahan sebaiknya dilengkapi filter dan penutup.
Air dalam akuarium maksimal 2/3 dari seluruh ketinggian untuk menghindari ikan meloncat. Butterfly fish itu akan bertelur secara bertahap. Proses bertelurnya memakan waktu hingga berhari-hari.
Membidani kelahiran ikan terbang tak perlu repot. Ikan itu tidak kanibal sehingga tak harus khawatir bila terlambat melakukan seleksi. Seleksi dilakukan untuk mengontrol pertumbuhan ikan agar seragam. Bila telur sudah tampak keluar, masukkan mereka ke wadah khusus yang telah diberi obat anticendawan.
Telur ditempatkan dalam wadah hingga menetas dalam waktu 3 hari. Setelah cadangan makanan atau yolk habis, burayak dapat diberi pakan bubuk waktu sore atau ketika suasana redup sebanyak setengah sendok teh.
