Wednesday, January 28, 2026

Mengintip Tren Alpukat: Potensi Besar dari Kebun hingga Olahan

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id–Kandungan gizi dan tekstur yang lembut membuat buah alpukat banyak digemari. Alpukat bukan hanya menjadi buah favorit di meja makan, tetapi bisa menjadi bahan produk olahan. 

Trubus kali pertama mengangkat topik alpukat pada 2017. Beberapa pekebun untung jutaan rupiah dari hasil berkebun alpukat (baca Trubus edisi April 2017).

Kisah alpukat miki juga pernah diulas secara khusus. Pasar memburu alpukat miki.

Beberapa pekebun juga memilih menanam miki lantaran adaptif di dataran rendah. Ulasan itu disajikan lengkap pada topik khusus alpukat miki (baca Trubus edisi Mei 2022). 

Terakhir Majalah Trubus kembali mengulas alpukat karena permintaan pasar lokal dan ekspor terbuka luas (baca Trubus edisi Juni 2023). Selain dari sisi produksi dan penjual, jenis alpukat lokal unggul juga semakin berkembang. 

Hampir setiap bulan ditemukan jenis alpukat lokal unggul yang teruji oleh komunitas Alpukat Nusantara (Alnusa). Sebagai contoh alpukat bringkeng asal Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah.

Menurut pehobi alpukat di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, Dian Suwardianto, alpukat bringkeng memiliki rasa gurih, pulen, dan manis.

Tanpa berpikir panjang Dian langsung memborong semua alpukat itu. Ada juga alpukat raril yang memiliki cita rasa istimewa. Ulasan jenis alpukat lokal unggul terbaru tersaji lengkap pada rubrik buah (baca Trubus edisi Maret 2024). 

Selain sebagai buah meja alpukat juga berpotensi sebagai olahan. Beberapa inovasi olahan alpukat semakin berkembang seperti potongan beku dan pure. Hal itu menandakan tren alpukat selalu digemari oleh masyarakat.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img