Trubus.id— Daun anggur bisa diolah menjadi kripik. Mengolah daun anggur menjadi kripik tentu berpotensi menjadi bisnis yang menjanjikan. Membuat kripik daun anggur cukup mudah.
Cukup petik daun anggur muda dan cuci dengan air bersih. Siapkan tepung beras dan tapioka, bumbu, dan sedikit pewarna hijau alami, lalu aduk hingga merata.
Setelah adonan siap, celupkan daun anggur satu per satu ke dalam adonan, lalu goreng hingga kering dan renyah. Angkat keripik yang matang dan tiriskan. Keripik daun anggur pun siap santap.
Salah seorang petani anggur yang mengolah daun anggur menjadi kripik adalah Tahmo. Petani di Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, itu dapat menuai omzet meski tanaman belum berbuah.
Tahmo mendapatkan pasokan daun anggur dari Kelompok Taruna Tani Mekar Bayu yang berkebun anggur. “Saya mendapat pasokan daun anggur 6 bulan sekali, yaitu saat pemangkasan daun rutin,” ujar Tahmo.
Ketua Kelompok Taruna Tani Mekar Bayu itu semula merasa sayang karena melihat daun terbuang sia-sia. Ia dan istri lalu membuat keripik daun anggur. Ternyata hasilnya enak. Begitu juga kata para tetangga yang mencicipinya.
Usahanya kini terus berkembang. Saat ini ia bekerja sama dengan para tetangga untuk mengolah keripik daun anggur. “Kami perlu tenaga untuk memetik daun dan membersihkannya,” tutur Tahmo.
Ia sebetulnya belum menjual keripik daun anggur ke luar Pangandaran. Namun, banyak pembeli yang datang sendiri, seperti pemilik warung dan toko oleh-oleh di sekitar Pangandaran. “Jadi, habis di rumah,” kata Tahmo.
Para pelancong membeli keripik daun anggur sebagai oleh-oleh. Tahmo menjual produk itu Rp5.000—Rp10.000 per bungkus berbobot 60 gram. Ternyata keripik daun anggur bukan sekadar renyah dan lezat, tetapi juga berkhasiat.
Tahmo mengatakan bahwa daun anggur bermanfaat menyembuhkan sariawan, keputihan, diare, dan pendarahan rahim. “Info itu saya dapat dari para pembudidaya anggur di Priangan Timur dan sudah ada jurnal penelitiannya,” ujar Tahmo.
Hasil penelitian Laboratorium Fakultas Teknik Pertanian, Universitas Udayana, Bali, menunjukkan, daun anggur merupakan bagian dari tanaman anggur yang bernutrisi tinggi.
Pekebun lain yang memproduksi keripik daun anggur adalah Eka Sumanjaya. Pemilik nurseri Bukit Anggur di Bandung, Jawa Barat, itu memproduksi keripik daun anggur aneka rasa yaitu orisinal, pedas, ekstra pedas, manis, dan balado.
Keripik daun anggur bermerek Nyakreek Euy itu dijamin aman. “Daun anggur yang kami gunakan berasal dari tanaman yang ditanam di dalam greenhouse. Jadi perawatan daun anggur kami menggunakan bahan alami dan tidak menggunakan pestisida sehingga manfaatnya terjaga dan baik untuk kesehatan,” tutur Eka.
