Mae Ping Grand Ballroom Hotel InterContinental di Provinsi Chiang Mai, Thailand, terlihat lebih meriah dan ramai daripada biasanya. Deretan meja-meja berisi berbagai macam produk bahan makanan dan gizi yang inovatif memenuhi sisi kanan dan kiri Mae Ping Grand Ballroom yang berada di lantai kedua Hotel InterContinental Chiang Mai. Bagian dalam Mae Ping Grand Ballroom seluas 567 m2 itu pun penuh dengan peserta yang antusias mengikuti aneka seminar seputar tren terbaru bahan makanan dan gizi. Itulah suasana pameran inovasi bahan makanan dan gizi terkemuka di Thailad yakni Northern Food Ingredients and Nutrition Expo 2025.
Pameran yang berlangsung pada 23—24 April 2025 itu menghadirkan 26 perusahaan bahan makanan dan gizi di Thailand bagian utara dan lebih dari 300 delegasi dari berbagai wilayah.
Para peserta dan pengunjung Northern Food Ingredients and Nutrition Expo 2025 dapat mengetahui tren terbaru dalam industri bahan makanan dan ekstrak dari para ahli terkemuka. Melihat inovasi dan teknologi yang merevolusi industri bahan makanan dan suplemen makanan serta menegosiasikan bisnis secara langsung dengan produsen dan inovator terkemuka merupakan manfaat mengunjungi Northern Food Ingredients and Nutrition Expo 2025. Keuntungan lain berkunjung ke acara itu yakni menemukan pendekatan baru untuk mengembangkan produk yang memenuhi tren konsumen modern.
Media trip
Pameran yang diselengarakan oleh Informa Markets itu tidak hanya memamerkan keragaman produk dan inovasi pertanian bernilai tinggi dari Thailand bagian utara. Yang lebih penting lagi pameran itu bertujuan membangun kolaborasi antara pelaku bisnis, peneliti, dan pembuat kebijakan. Acara itu pun menandai pergeseran yang semakin cepat di kawasan Thailand bagian utara menuju pertanian berbasis ilmu pengetahuan dan pengembangan pangan fungsional. Hal itu tentu memperkuat ambisi Thailand yang lebih luas untuk memimpin dalam produksi pangan global dan inovasi pangan di masa depan.
Yearrakarn Co., Ltd. salah satu perusahaan peserta Northern Food Ingredients and Nutrition Expo 2025, yang menghadirkan daging nabati yang berasal dari tanaman. Produk itu dibuat dengan teknologi ekstrusi untuk mendapatkan serat yang bertekstur seperti daging serta meningkatkan profil nutrisi dari daging nabati. Produk inovatif itu sangat mirip dengan daging dari hewan dari aspek rasa, tekstur, dan penampilan.
“Melalui Northern Food Ingredients and Nutrition Expo 2025, kami bangga dapat memamerkan pencapaian bisnis di Thailand bagian utara dan mendorong kolaborasi baru di seluruh industri makanan. Acara ini mencerminkan komitmen kami untuk mendorong inovasi, memperkuat kemitraan, dan mendukung perjalanan Thailand sebagai pusat global untuk makanan dan keunggulan makanan fungsional,” ujar Direktur Portofolio Regional-ASEAN Informa Markets, Rungphech Chitanuwat.
Berbarengan dengan penyelenggaraan Northern Food Ingredients and Nutrition Expo 2025, Informa Markets juga mengundang para jurnalis dari berbagai negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Trubus.id menjadi salah satu perwakilan media di tanah air yang mendapatkan kesempatan menjelajahi beberapa inovasi bahan makanan dan suplemen kesehatan di Thailand bagian utara. Kunjungan pertama yaitu ke perusahaan produsen bawang hitam (black garlic) di Lamphun, Thailand, yakni Nopphada Superfoods Co. Ltd.
Perusahaan yang berdiri pada 2016 itu mengolah bawang putih tunggal menjadi bawang hitam melalui proses fermentasi menggunakan mesin berteknologi modern. Tidak heran produk bawang hitam bikinan Nopphada Superfoods Co. Ltd menjadi produk ekspor unggulan dari Thailand. Negara tujuan ekspor antara lain Amerika Serikat. Perusahaan yang didirikan Nopphada Atikakamphu dan keluarganya itu berencana memperluas pasar ke negara-negara di Timur Tengah dan Indonesia. Nopphada Superfoods Co. Ltd. menjadi perusahaan pertama dalam mengadaptasi dan meningkatkan teknologi dan inovasi yang sesuai untuk produksi bawang hitam di Thailand.
Berbagai sektor
Setelah mengetahui kehebatan manfaat kesehatan bawang hitam, para jurnalis melanjutkan perjalanan ke Sunsweet Public Co. Ltd. yang merupakan perusahaan produsen jagung manis di Chiang Mai. Perusahaan yang berdiri pada Desember 1997 itu mengolah 500 ton jagung manis setiap hari. Mereka bekerja sama dengan para petani untuk memenuhi bahan baku. Sunsweet Public Co. Ltd berkomitmen menggunakan teknologi terkini di bagian hulu dan hilir sehingga menghasilkan produk berkualitas ekspor. Jepang, Taiwan, dan negara-negara di Eropa merupakan pasar ekspor terbesar Sunsweet Public Co. Ltd.

Informa Markets menjadwalkan dua kunjungan setiap hari agar peliputan lebih maksimal. Pada hari kedua, para jurnalis berkunjung ke Glycemic Index Center (GIC) di Chiang Mai University. GIC menyajikan roti berindeks glikemik rendah dan minuman nira dalam botol yang juga berindeks glikemik rendah kepada para wartawan dan rombongan. Tujuan berdirinya GIC untuk mengukur dan mengesahkan indeks glikemik (GI) berbagai makanan dan produk. Pengukuran GI membantu untuk memahami seberapa cepat dan sejauh mana makanan akan meningkatkan kadar glukosa darah.
GIC juga berperan mengembangkan makanan dengan GI rendah dan memastikan produk memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang berlebihan. Menurut salah satu peneliti di Chiang Mai University, Jiraporn Laoung-on, Ph.D. makanan berindeks glikemik rendah cenderung melepaskan glukosa secara perlahan sehingga baik untuk mengontrol kadar gula darah. Hal itu tentu sangat bagus terutama para penderita diaebetes.
Setelah mengelilingi beberapa laboratorium dalam gedung GIC, kunjungan selanjutnya yaitu ke perusahaan produsen madu, Chiangmai Healthy Product Co.,Ltd. Menurut Assistant Managing Director, Chiangmai Healthy Product Co.,Ltd. Yutthapong Ruengsiri, perusahaan itu berdiri pada 1975. Semula mereka mengelola peternakan lebah sendiri. Seiring berjalannya waktu, makin banyak peternakan lebah yang dimiliki sehingga perlu pengelolaan yang lebih ekstra lagi. Oleh karena itu, sejak 1992, perusahaan itu hanya fokus mengolah madu.
Sementara peternakan madu diserahkan kepada para peternak lebah. Chiangmai Healthy Product Co.,Ltd bekerja sama dengan ratusan peternak lebah di Thailand bagian utara. Madu lengkeng salah satu produk favorit. Yutthapong dan tim mengekspor produk mereka ke berbagai negara termasuk Indonesia.
Pameran bergengsi
Melalui kunjungan mendalam dan interaksi langsung dengan para pelaku usaha, para peserta media mengetahui betul usaha perusahaan lokal meningkatkan pertanian tradisional dengan teknologi canggih, penelitian ilmiah, dan strategi bisnis yang berpikiran maju untuk memenuhi permintaan pasar global yang terus berkembang. Kunjungan oleh para wartawan juga menunjukkan bahwa Thailand bagian utara tidak hanya melestarikan warisan pertaniannya, tetapi juga mendefinisikan ulang warisan itu agar sesuai dengan kebutuhan industri makanan dan kesehatan global yang terus berubah.
Menurut Rungphech kegiatan di Chiang Mai menandai langkah penting dalam memperkuat kepemimpinan Thailand dalam inovasi pangan. “Melalui Northern Food Ingredients and Nutrition Expo 2025 dan media trip, kami tidak hanya menampilkan inovasi di tingkat regional, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk keterlibatan global,” kata Rungphech. Penyelenggaraan Northern Food Ingredients and Nutrition Expo 2025 dan kunjungan para jurnalis se-Asia Tenggara ke Thailand bagian utara merupakan momen penting menuju pameran industri unggulan di Thailand yaitu Fi Asia Thailand 2025 dan Vitafoods Asia 2025.

Kedua pameran yang bergengsi itu akan dilaksanakan pada 17—19 September 2025 di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok, Thailand. Fi Asia Thailand 2025 akan menghadirkan lebih dari 750 peserta pameran dari mancanegara. Ajang industri makanan dan minuman itu juga menargetkan lebih dari 23.000 pengunjung dari lebih dari 70 negara. Ada juga lebih dari 60 seminar beragam tema oleh para pakar. Fi Asia Thailand 2025 menjadi acara terdepan untuk industri bahan makanan dan minuman (F&B) di kawasan ASEAN.
Acara yang diselenggarakan Informa Markets itu mempertemukan para pemasok dan pembeli untuk memamerkan inovasi, menjalin kemitraan, dan mengeksplorasi tren terbaru. Fi Asia Thailand 2025 menjadi ajang berbagi pengetahuan serta pengembangan bisnis di sektor bahan makanan dan minuman. Tidak kalah dahsyat dengan Fi Asia Thailand 2025, Vitafoods Asia 2025 juga wajib dikunjungi oleh para profesional industri dan investor serta semua orang. Vitafoods Asia 2025 merupakan pameran untuk industri nutrasetikal (nutraceutical), makanan dan minuman fungsional, serta suplemen makanan.
Acara itu bertujuan untuk membentuk industri makanan demi kesehatan yang optimal melalui ilmu pengetahuan dan inovasi. Bersiaplah untuk menjelajahi pilihan suplemen makanan, peralatan, pengemasan, dan layanan manufaktur yang paling luar biasa dari 650 pemasok terkemuka di industri ini. “Fi Asia Thailand 2025 dan Vitafoods Asia 2025 akan menjadi tonggak sejarah berikutnya, di mana kami menyatukan ide, peluang, dan kemitraan yang akan menentukan masa depan makanan dan makanan fungsional di seluruh wilayah dan sekitarnya,” ujar Rungphech. (Riefza Vebriansyah)
