Trubus.id — Dessy Aurora memang baru 2 tahun menekuni bisnis aglaonema. Namun, jangan anggap remeh pendapatan Dessy. Sepanjang 2021, ia menjual 1.000–1.500 pot aglaonema berbagai jenis. Dari hasil penjualan tanaman anggota keluarga Araceae itu Dessy sanggup membeli mobil baru senilai Rp250 juta yang dibayar tunai.
Pada 2022, seorang pehobi aglao (sebutan di kalangan para pehobi untuk aglaonema) menyambangi nurseri milik Dessy di Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat. Pehobi bersedia menukar 200 pot aglaonema dengan lahan perumahan seluas 80 m2.
“Aglaonema yang diminta berbagai jenis seperti kresna, moonlight, dan goliath,” kata Dessy.
Tawaran sangat menarik itu tentu saja ia terima. Dessy menuturkan, bertani dan berniaga aglaonema memberikan pemasukan yang bisa diandalkan.
Perbanyakan sendiri
Dessy memperbanyak tanaman dari indukan yang dirawat di nurserinya. Ia menggunakan induk sehat dan berumur 1 tahun. Dessy membagi dua kategori induk, yaitu besar dan kecil.
Golongan aglaonema induk besar antara lain goliath dan moonlight. Tinggi tanaman sekitar 40 cm. Adapun induk kecil seperti minion, arini, lotus delight, dan jayanti setinggi 25 cm.
Induk besar diperbanyak menjadi 10 bonggol, sedangkan indukan kecil 3–4 bonggol. Tanaman hasil perbanyakan itu lantas diletakkan pada media tanam campuran berupa 85 persen serbuk sabut kelapa dan 15 persen perlit. Dessy menyungkup tanaman muda selama sebulan.
Selanjutnya, ia memindahkan tanaman ke dalam pot berdiameter 12 cm dengan media tanam sama. Tanaman mengeluarkan 2–3 daun selang 2–3 bulan. Ia lantas mengganti media tanam dengan formulasi berbeda.
Dessy mencampur sekam mentah dan andam fermentasi dengan perbandingan 1:1. Tujuannya, supaya pertumbuhan daun lebih cepat. Pada umur 3–4 bulan, hasil panen bisa dijual.
Dessy setidaknya menuai omzet sebesar Rp100 juta setiap usai panen. Modal yang ia gunakan untuk memperoleh indukan, media tanam, dan tenaga kerja berkisar Rp40 juta–Rp45 juta.
Dessy menjual aglaonema dengan sistem borongan. Ia tak perlu risau mengirim aglaonema kepada pemborong langganan. Jauh-jauh hari pemborong mengincar aglaonema hasil perbanyakan Dessy.
Mereka datang langsung dan mengangkut tanaman incaran. Pemborong yang bertandang berasal dari berbagai daerah seperti Kota Tangerang (Banten), Bogor (Jawa Barat), dan Lampung.
“Mereka membeli aglaonema untuk dijual kembali,” kata pemilik Nurseri Dessy Aurora itu.
Simak kisah sukses para petani muda di Majalah Trubus Edisi 637 Desember 2022. Majalah Trubus Edisi 637 Desember 2022 mengulas 33 sosok muda inspiratif di bidang agribisnis sebagai upaya untuk mengajak anak-anak muda lain menggeluti sektor pertanian.
Dapatkan Majalah Trubus Edisi 637 Desember 2022 di Trubus Online Shop atau hubungi WhatsApp admin pemasaran Majalah Trubus.
