Alang-alang Imperata cylindrica berpotensi sebagai mulsa—pangkas alang-alang dan letakkan di permukaan tanah di sekitar batang jagung. Penelitian Idi Darpan Maulana dari Departemen Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor, membuktikan penggunaan 6 ton dan 8 ton per ha mulsa alang-alang meningkatkan produksi, yakni 54,68 g pipilan, sedangkan kontrol tanpa perlakuan hanya 35,85 g per tanaman. Penelitian membuktikan, ketersediaan unsur hara makro nitrogen, fosfor, dan kalium di lahan bermulsa alang-alang meningkat. Mulsa menjaga kestabilan agregat dan kimia tanah, meningkatkan ketersediaan unsuk kalium, dan mencegah pencucian nitrogen dalam tanah. Selain itu mulsa menekan gulma sehingga mengurangi kompetisi tanaman jagung.***
