Thursday, February 9, 2023

Objek Wisata Alam De Djawatan Forest, Hutan Trembesi Banyuwangi

Rekomendasi

Trubus.id — Keberadaan De Djawatan Forest menjadi berkah tersendiri bagi warga Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Pasalnya, hutan trembesi tidak hanya ada di Banyuwangi, tetapi di beberapa titik di Pulau Jawa yang dahulu menjadi tempat penimbunan kayu (TPK) milik Perhutani seperti di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pun memiliki hutan trembesi.

Namun, tidak setenar De Djawatan Forest yang berada di pinggir jalan raya sehingga memudahkan pengunjung. Selain itu, tidak ada epifit yang menempel pada batang seperti trembesi di Desa Benculuk. Jadi, kurang extraordinary, kurang eksotik.

Keunggulan batang trembesi di De Djawatan Forest itu sangat eksotik. Kehadiran epifit membuat trembesi lebih “hidup”. Sejatinya, De Djawatan Forest merupakan aset milik Perhutani yang kini beralih fungsi menjadi objek wisata alam.

De Djawatan Forest resmi dibuka pada 2018. Padahal, sebelumnya pada 2015–2017 kawasan itu mangkrak. Nama De Djawatan Forest dipakai agar lebih berkesan modern. Nama djawatan berasal dari Djawatan Kehutanan—nama awal Perhutani—dan Djawatan Kereta Api yang lokasi tugasnya berdekatan.

Pada masa dahulu, bagian depan De Djawatan Forest merupakan kelolaan Djawatan Kereta Api, sedangkan lokasi tempat trembesi tumbuh bagian dari Djawatan Kehutanan. Penamaan djawatan untuk mengenang kedua jawatan itu.

Antuasisme warga mengunjungi De Djawatan Forest luar biasa. Pada 2019 terdapat 200.000 orang yang mengunjungi kawasan itu. Pengunjung dapat berkeliling kawasan menggunakan andong atau berjalan kaki.

Agar trembesi tetap lestari, pengawasan pada pohon trembesi tetap dilakukan oleh pengelola. Bahkan, beberapa kali dilakukan pemangkasan, jika ada ranting kering yang berpotensi runtuh.

Tim pengelola De Djawatan Forest juga memiliki program penanaman bibit trembesi di lokasi untuk mendorong pengunjung agar mencintai lingkungan. Diharapkan, De Djawatan Forest tetap menjadi destinasi wisata sampai kapan pun yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat pada umumnya.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Meybi Kantongi Omzet Rp75 Juta Sebulan dari Daun Kelor

Trubus.id — Daun moringa alias kelor bagi sebagian orang identik dengan mistis. Namun, bagi Meybi Agnesya Neolaka Lomanledo, daun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img