Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada subtitusi untuk patchouli oil. Mau tidak mau keberadaannya menjadi rebutan.
Indonesia merupakan negara produsen utama minyak nilam dunia, menguasai berkisar 85% pasar dunia. Berdasarkan data Direktorat Perkebunan, Kementerian Pertanian Indonesia, produksi nilam tertinggi di Indonesia pada tahun 2021 terdapat di Sulawesi Tenggara, yaitu sebanyak 4.189 ton. Beberapa daerah lain di Indonesia juga mulai mengembangkan nilam, salah satunya Bali.
Nyoman Pujiartha adalah salah satu pekebun nilam di Bali yang mulai budidaya di lahan seluas 1,5 ha dengan populasi tanaman 15.000 rumpun.
Menurutnya Aspek budidaya dan pascapnen yang baik dan benar meningkatkan rendemen nilam dari 2% menjadi 2,5%. Istilah rendemen pada penyulingan minyak asiri merujuk pada rasio jumlah minyak yang dihasilkan dibanding bahan baku yang masuk ke dalam ketel. Salah satu kuncinya adalah membudidayakan nilam secara organik.
