Friday, May 24, 2024

Pasar Madu Tetap Bagus, Permintaan Datang dari Eropa

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Fransisca berinovasi memproduksi ragam madu. Madu plus ekstrak cabai itu salah satu inovasi Fransisca dan tim. Ia juga memproduksi produk sejenis seperti madu dan kopi murni serta madu dan ekstrak jahe merah.

Ketiga jenis madu itu dengan tambahan ekstrak cabai, kopi, dan ekstrak jahe merupakan produk terbaru Fransisca. Pendiri dan Direktur PT Beema Boga Arta itu juga memproduksi madu lainnya. 

Sebut saja madu trigona dari lebah tanpa sengat, madu kayuputih, madu kaliandra, dan madu hutan. Saat ini Fransisca menjual 2,5—3 ton aneka produk madu saban bulan. Penjualan madu itu lebih tinggi dibandingkan dengan penjualan saat mulai merintis bisnis pada 2017 yang hanya 5 kg.

Artinya usaha madu perempuan asli Semarang, Provinsi Jawa Tengah, itu berkembang sangat pesat hingga 2024. Meskipun begitu kapasitas produksi madu Fransisca lebih tinggi lagi mencapai 10—15 ton.

Saat ini ia tengah menggenjot pemasaran agar madu terserap pasar lebih maksimal. Ia bekerja sama dengan para peternak madu di beberapa daerah di Indonesia untuk memproduksi produk berkualitas.

Konsumen terbesar madu Fransisca meliputi hotel, restoran, dan kafe (horeka). Setelah itu baru industri skala rumah tangga dan pasar retail. Permintaan tidak hanya dari dalam negeri. Pasar mancanegara pun tertarik dengan produk bermerek Beema Honey itu.

“Kami mengirim 1 ton infused honey kopi dan charcoal honey pada Agustus atau September 2023 ke Malaysia,” kata Fransisca. Ia juga tengah menjajaki pasar Jepang.

Permintaan juga datang dari Singapura. Permintaan dari negara-negara di Eropa pun banyak. Sayang Indonesia belum terdaftar sebagai negara produsen madu terdaftar di Uni Eropa. Itu salah satu kendala pemasaran madu dari tanah air ke Benua Biru. Sebetulnya pelanggan Fransisca relatif banyak.

Setelah mendapat beberapa sertifikat terkait keamanan pangan, pembeli makin banyak. Fransisca optimis pasar madu di Indonesia tetap bagus di masa mendatang. Apalagi tingkat konsumsi madu di Indonesia cukup rendah dibandingkan dengan negara lain.

Masyarakat di negara-negara lain lazim memanfaatkan madu untuk sarapan. Sementara sebagian besar masyarakat Indonesia mengonsumsi madu hanya saat sakit.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Panen Cuan dari Berbisnis Domba Menjelang Hari Raya Idul Adha

Trubus.id—Peternak asal Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur, Mohammad Huda Khairon dapat menjual 4.000 domba menjelang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img