Friday, August 12, 2022

Peluru untuk Sindrom Tentara

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

 

Antonius Anggi Darmawan, 4 minggu setelah konsumsi ling zhi, sudah bisa berjalan meski dengan tambahan bantuan kursi rodaAntonius Anggi Darmawan pada 2011 tetap mengonsumsi ling zhi untuk menjaga kesehatannyaAntonius Anggi Darmawan sedang berdesak-desakkan melihat papan pengumuman hasil seleksi masuk di sebuah SMP di Bandung, Jawa Barat, ketika tiba-tiba pusing. Telapak kakinya kesemutan. Ia sempoyongan menghampiri ibunya yang akhirnya menopang pulang. Keadaan itu berlanjut hingga dua hari kemudian. Itulah sebabnya, ibunya membawa Anggi ke dokter.

Usai memeriksa kondisi Anggi, dokter mendiagnosis flu tulang. Untuk mengatasinya, dokter meresepkan tiga jenis obat. Meski Anggi disiplin mengonsumsi obat-obatan itu hingga sepekan, tak ada perubahan berarti. Bahkan, kondisi Anggi kian parah. Ia tidak bisa berjalan sama sekali. Sang bunda kembali membawa Anggi ke sebuah rumahsakit. Ketika itulah dokter mendiagnosis sindroma guillain barre.

Sindrom tentara

Sebutan penyakit itu berasal dari nama dua dokter, yakni dr Georges Charles Guillain dan dr Jean Alexandre Barre. Mereka memeriksa seorang tentara yang tiba-tiba tak mampu bangkit usai duduk untuk meletakkan ransel dari punggung. Duo Guillain-Barre menemukan fakta, jumlah protein di sumsum otak si tentara melonjak tanpa peningkatan sel darah putih. Tentara itu juga sulit mengepalkan tangan.

Itulah untuk pertama kali, penyakit gullian barre ditemukan saat perang dunia pertama berkecamuk. Menurut dr Iskandar Japardi dari Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, sindroma guillain barre merupakan sindroma klinis yang ditandai adanya paralisis flasid yang terjadi secara akut berhubungan dengan proses autoimun, targetnya adalah saraf perifer, radiks, dan nervus kranialis.

Penyakit itu juga dikenal dengan sebutan Acute Inflammatory Idiopathic Polyneuropathy (AIIP). Penyebabnya adalah reaksi autoimun yang terinfeksi oleh virus. Sistem kekebalan tubuh akhirnya melawan selubung sarafnya sendiri (mielin). Di Asia kasus itu hanya terjadi 1% dari keseluruhan kasus yang terjadi di dunia. Untuk mengatasi penyakit langka itu, dokter menyarankan Anggi untuk opname.

Keesokan hari, Anggi mengonsumsi obat dan makan melalui selang yang dimasukkan lewat hidung. Saat menunggu di ruang gawat darurat, kedua orangtua Anggi, Yusuf Darmawan dan Yani Kusmawan, masygul. Mereka memperoleh berita, 2 dari 3 pasien guillain barre di rumahsakit itu akhirnya meninggal dunia. Sepekan kemudian, dokter memindahkan selang ke pangkal leher dengan cara melubanginya.

‘Untuk menghindari infeksi pada pita suara,’ kata Anggi, menirukan ucapan dokter saat itu. Saat itu Anggi sudah tidak dapat berbicara dan hanya bisa mengangkat tangan. Tubuhnya pun tinggal kulit membungkus tulang. Dokter mengatakan tingkat kesembuhannya hanya 20%. Beberapa kerabat yang datang pun selalu melantunkan doa untuknya.

Jamur

Setelah 50 hari opname di rumahsakit, salah seorang kerabat bernama Yuni datang menengoknya. Ia menyarankan agar Yani Kusmawan memberikan ekstraksi jamur ling zhi plus beragam herbal seperti Antracylis macrocephala dan Panax ginseng. Untuk mengonsumsi, tinggal merebus 10 g ramuan dalam 4 gelas air hingga mendidih, saring, dan minum. Frekuensi konsumsi 2 kali sehari pada pagi dan malam.

Anggi mengonsumsi ramuan herbal itu melalui sonden atau selang kateter. Reaksi muncul beberapa jam kemudian: Anggi merasa badan lebih segar dan bisa berurine secara normal. Harap mafhum, sebelumnya bila hendak berkemih melalui selang. Perubahan menggembirakan menyebabkan kedua orangtua Anggi disiplin memberikan ekstrak jamur ling zhi. Empat pekan berlalu, Anggi mampu berbicara kembali dan langsung meminta nasi timbel dan roti bakar.

Peneliti di Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, Prof Dr Andreanus Andaja Soemardji, menjelaskan jamur ling zhi bersifat immunostimulan dan immunomodulator . Immunostimulan meningkatkan daya tahan tubuh, sedangkan immunomodulator yaitu meningkatkan kekebalan tubuh. Itu sejalan dengan penelitian para periset di Pusat Kesehatan Peking University, Xiao Ling Zhu dan rekan.

Dalam uji praklinis itu, mereka membuktikan bahwa ekstrak ling zhi mempercepat pemulihan sel sumsum tulang, sel darah merah, dan sel darah putih. Menurut dokter di Malang, Jawa Timur, dr Zen Djaja, peran ling zhi terhadap penyembuhan sindroma guillian barre adalah memperbaiki sistem imun yang abnormal. ‘Reaksi autoimun pada tubuh diperbaiki sehingga fungsinya normal kembali,’ kata Zen Djaja.

Peneliti di University of Texas Health Science Center di San Antonio, Amerika Serikat, William B. Stavinoha juga menemukan bahwa Ganoderma lucidum efektif dalam mengobati leher kaku, pundak kaku, konjungtivitis atau radang selaput halus lapisan mata dan kelopak mata. Selain itu herbal berjuluk jamur dewa itu juga meningkatkan ‘kompetensi’ sistem kekebalan tubuh tanpa efek samping yang signifikan.

Setelah enam bulan rutin mengonsumsi ekstrak ling zhi, kondisi Anggi membaik. Bobot badan naik lebih dari 10 kg. Itu kejadian pada Juli 2001. Kini ia tetap rajin minum ling zhi sekali sehari untuk menjaga kesehatannya. Wartawan Trubus menemui Anggi yang segar bugar di sebuah kafe di Bandung pada sebuah siang 25 Januari 2011. Anggi terbebas dari sindrom tentara dan kini menekuni beragam hobi seperti memetik gitar. (Endah Kurnia Wirawati/Peliput: Faiz Yajri)

 

 

 

 

Konsumsi jamur ling zhi relatif aman, tanpa efek samping yang signifikan

(Kiri) Antonius Anggi Darmawan, 4 minggu setelah konsumsi ling zhi, sudah bisa berjalan meski dengan tambahan bantuan kursi roda

(Kanan) Antonius Anggi Darmawan pada 2011 tetap mengonsumsi ling zhi untuk menjaga kesehatannya

Prof Andreanus Soemardji. Ling zhi bersifat immunostimulan dan immunodulator yaitu untuk meningkatkan kekebalan dan daya tahan tubuh

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img