Thursday, June 13, 2024

Penetral pH Tanah Kolam Budidaya Lele dari Limbah

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (Unair) berhasil mengembangkan inovasi produk penetral pH tanah kolam budidaya lele. Produk yang dibuatnya itu memanfaatkan limbah cangkang kerang darah Anadara granosa.

Puji Eka Sri Lestari, salah seorang anggota tim, menuturkan, inovasi yang ia usung bersama tim bertajuk “Optimalisasi Limbah Cangkang Kerang Darah Anadara granosa sebagai Kapur Penetral pH Tanah Kolam Budidaya Lele Clarias bathracus Guna Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Semare, Kabupaten Pasuruan”.

“Desa Semare, Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi laut yang melimpah, salah satunya kerang darah. Hasil laut ini hanya dikonsumsi masyarakat dan menghasilkan limbah cangkang yang cukup mengkawatirkan lingkungan,” kata Puji, dikutip dari laman Universitas Airlangga.

Puji menambahkan, penelitian tersebut fokus pada pendayagunaan limbah cangkang kerang darah sebagai kapur penetral pH dengan kandungan kalsium karbonat yang lebih tinggi dari batu gamping, cangkang telur, dan keramik.

Penelitiannya bertujuan menciptakan upaya pengolahan limbah cangkang kerang darah menjadi produk kapur penetral pH tanah kolam budidaya sehingga bisa meningkatkan nilai jual tinggi. Dengan begitu, adanya inovasi ini berpotensi menjadi lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat secara optimal.

Menurut Puji, proses pembuatan produk ini sangat mudah, yakni dengan menyediakan bahan limbah cangkang kerang darah. Selanjutnya, limbah tersebut dibersihkan dan dikeringkan. Setelah kering, bahan tersebut dihaluskan dengan mesin penggiling. Lalu produk dikemas dan siap dipasarkan kepada masyarakat.

“Besar harapan tim peneliti terhadap masyarakat desa. Melalui program penelitian ini diharapkan mereka mampu menjadikan limbah tersebut memiliki nilai fungsi dan jual yang tinggi sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat dan desa tersebut,” papar Puji.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi  Gelar Tanam Pohon Serentak di 18 Provinsi

Trubus.id—Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK) yakni Perhimpunan Filantropi Indonesia, Dompet Dhuafa, Belantara Foundation, Dompet Dhuafa Volunteer (DDV),...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img