Wednesday, January 28, 2026

Pesona Platycerium di Hutan Mini Buatan

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Memasuki taman platycerium milik Kesa Manuaba seolah berada di hutan tropis yang permai. Beragam jenis tanaman khas hutan tumbuh subur dan sentosa, Yang paling mencolok tentu aneka platycerium yang menjuntai indah. Ia menempelkan Platycerium wandae pada pohon kelapa yang tinggi. “Habitat asli P. wandae menempel pada pohon tinggi serta besar yang ada di hutan Papua dan Kalimantan,” ujar warga Kabupaten Badung, Provinsi Bali, itu. 

Keberadaan P. wandae yang memiliki karakter besar semakin terlihat gagah menempel pada pohon yang tinggi menjulang. Sementara kumpulan Platycerium willinckii ia letakkan pada tanaman yang tidak terlalu tinggi. Dalam satu tanaman terdapat segerombolan P. willinckii yang bergelantungan dengan daun fertil yang panjang.

Kesa memanfaatkan tanaman kamboja, pakis, dan palem untuk menempelkan P. willinckii. Beragam tanaman paku tanduk rusa yang menempel pada pohon menjadi ciri khas taman yang ada di Bali. Pehobi dan kolektor tanaman hias itu juga menghias beberapa pohon menggunakan anggrek Bulbophyllum sp. dan anggrek Dendrobium sp.

Sementara di bagian bawah dengan intensitas sinar medium menuju redup ditanami aneka anthurium kuping gajah, philodendron, dan colocasia. Menurut Kesa pertumbuhan tanaman di dalam pot tidak maksimal. Ia sengaja menanam tanaman langsung pada tanah. Sementara bagian dasar ia tanam rumput gajah mini.

Nuansa alami hutan sangat kental. Hanya ada jalan setapak mengitari taman yang terbuat dari batu alami. Pemilihan batu untuk memperkuat kesan alami di hutan mini. Inspirator tanaman hias di Bali itu tidak pernah melakukan pemupukan dan pemberian insektisida. “Terkadang ada beberapa daun yang berlubang karena ulat,” ujar Kesa. Namun ia tetap membiarkan karena setiap tanaman memiliki kemampuan sendiri untuk tetap bertahan.

Kuncinya lingkungan tidak jauh berbeda dengan habitat aslinya. Sementara penyiraman hanya dilakukan tiga hari sekali saat musim kemarau. Saat musim hujan ia tidak pernah melakukan penyiraman. Untuk tanaman platycerium yang ada di pohon tinggi menjulang tidak pernah disiram sama sekali. Kesa hanya mengandalkan kelembapan dari embun. 

Baca selengkapnya pada Majalah Trubus Edisi 656 Juli 2024/LV yang mengulas Lokal dan Ekspor Peluang Besar Pasar Platycerium. Akses pembelian Majalah Trubus pada  e-book digital: play book.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img