Saturday, June 22, 2024

Potensi Bunga Matahari Lawan Malaria

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Bunga matahari berpotensi melawan malaria. Itulah hasil riset Khoirul Ngibad dari Jurusan Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kedokteran, Universitas Maarif Hasyim Latif, Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.

Ia memanfaatkan daun bunga matahari dan tanaman anting-anting untuk mengatasi malaria. Khoirul menggunakan daun bunga matahari (Helianthus annuus) dan tanaman anting-anting (Acalypha indica) dalam bentuk serbuk kering.

Khoirul memisahkan senyawa metabolit sekunder menggunakan metode maserasi dengan etanol 80%. Senyawa itu kemudian ia gunakan untuk menguji antimalaria pada mencit secara in vitro.

Ia mengombinasikan daun bunga matahari, antinganting, dan etanol 80% dengan beragam variasi dosis.

Khoirul Ngibad membagi mencit menjadi tujuh kelompok perlakuan. Kelompok pertama dan kedua, kontrol negatif, serta positif. Kelompok ketiga mendapat klorokuin dosis 5,71 mg/kg bobot badan (BB).

Kelompok ke-4 hingga ke-7 ia beri kombinasi ekstrak etanol 80%, daun bunga matahari, dan tanaman anting-anting dengan dosis bertingkat yaitu 0,05 mg/kg BB, 0,5 mg/kg BB, 5 mg/ kg BB, dan 50 mg/kg BB.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata derajat parasitemia mengalami penurunan pada hari ke-3 dan ke-4, kecuali pada kelompok kontrol positif. Pada hari ke-4, rerata derajat parasitemia kelompok ketujuh turun menjadi 1,63% dari derajat paling tinggi di hari ke-2 yaitu 3,2%.

Itu penurunan derajat parasitemia tertinggi. Hal itu menunjukkan ekstrak etanol daun bunga matahari dan anting-anting bermanfaat sebagai antimalaria. Khoirul menyimpulkan bahwa kombinasi ekstrak etanol 80%, daun bunga matahari, dan anting-anting berefek sinergis pada uji antimalaria.

Nilai CI sebesar 0,46 (CI<1) dan nilai ED50 1,23 mg/kg BB. Senyawa seskuiterpen lakton dalam daun bunga matahari serta alkaloid berberine dan menisperine dalam anting-anting berperan sebagai antimalaria.

Senyawa-senyawa itu diketahui membunuh parasit di daerah skizontosidal pada target reseptor yang berbeda. Dampaknya kombinasi senyawa itu mencegah atau menghambat berkembangnya resistensi.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Berbisnis Olahan Bayam, Anak Muda Asal Tasikmalaya Raup Omzet Puluhan Juta

Trubus.id—Bayam tidak hanya menjadi sumber zat besi, tetapi juga bisa menjadi sumber cuan bagi  Filsya Khoirina Fildzah, S.Kep., Ners...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img