Saturday, June 22, 2024

Pakan Daun Lamtoro Bikin Bobot Sapi Bali Melambung

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Pemberian pakan berupa daun lamtoro meningkatkan pertumbuhan bobot sapi bali hingga 300%. Itulah hasil penelitian  Dr. Ir. Tanda Sahat Panjaitan, M.Sc. 

Ia menuturkan pemberian lamtoro untuk sapi bali jantan muda jauh lebih baik dibandingkan dengan sapi yang mendapat pakan berupa rumput lokal, rumput gajah, dan tebon.

“Masing-masing hanya menambah bobot tubuh sapi rata-rata 0,1; 0,17; dan 0,23 kg per hari,” kata peneliti di Pusat Riset Peternakan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), itu.

Sementara bobot sapi bali jantan muda yang mendapat daun lamtoro saja bertambah 0,34 kg per hari. Artinya daun Leucaena leucocephala meningkatkan pertumbuhan sapi hingga sebesar 300%.

Tanda menerangkan bahwa sapi bali jantan memiliki potensi genetik untuk tumbuh hingga 0,85 kg per hari. Hal itu tercapai dengan pemberian pakan konsentrat tinggi.  Adapun pertumbuhan sapi bali yang memperoleh pakan basal berbasis lamtoro saja mencapai 0,45—0,77 kg per hari.

Sapi bali jantan yang mendapat pakan lamtoro saja dalam kondisi percobaan menunjukkan pertambahan bobot hidup sebesar 0,42 kg per hari. Sementara pakan berupa campuran lamtoro dengan dedak padi atau jagung (34% dari ransum akhir) meningkatkan pertambahan bobot hidup sebesar 0,56— 0,61 kg per hari.

Lebih lanjut ia menuturkan kandungan protein kasar lamtoro lebih dari 22—35%, berkualitas dan palatabilitas tinggi, serta daya cerna 60—70%. Lamtoro juga kaya berbagai mineral seperti kalsium, fosfor, magnesium, kalium, besi, seng, dan tembaga. Energi termetabolisme 10,5 mega joule per kilogram bahan kering.

“Dengan demikian lamtoro sudah termasuk pakan dengan kualitas nutrisi tinggi,” kata Tanda.

Ia menuturkan lamtoro juga sangat cocok sebagai pakan sapi bali untuk meningkatkan mutu daging. Sapi bali memiliki banyak keunggulan yaitu memiliki karkas tinggi yakni 55—60%. Keunggulan lain lemak subkutan sapi bali rendah, sangat subur, dan mampu beradaptasi dengan baik di iklim tropis.

Lamtoro juga sangat cocok dikembangkan di wilayah beriklim kering. Saat tanaman lain untuk pakan tidak bisa bertahan, lamtoro masih bisa memproduksi biomassa hijau sepanjang tahun.

“Jadi, lamtoro sangat cocok untuk wilayah-wilayah dengan musim kering panjang seperti di Pulau Sumbawa,” kata Tanda.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Berbisnis Olahan Bayam, Anak Muda Asal Tasikmalaya Raup Omzet Puluhan Juta

Trubus.id—Bayam tidak hanya menjadi sumber zat besi, tetapi juga bisa menjadi sumber cuan bagi  Filsya Khoirina Fildzah, S.Kep., Ners...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img