Thursday, August 18, 2022

Puasa Lesu? No Way

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Ahmad Jumat Suhada, penyeleksi dan konsultan madu hutan liar Indonesia
Ahmad Jumat Suhada, penyeleksi dan
konsultan madu hutan liar Indonesia

Tubuh segar bugar, aktivitas pun lancar meski berpuasa. Madu dan susu kuncinya.

Ramadan menjadi bulan ibadah umat Islam, tak terkecuali bagi Iko Nugroho. Asisten sutradara yang tinggal di Jagakarasa, Jakarta Selatan, itu menyambut gembira bulan suci itu di tengah aktivitas yang tetap padat. Mulai dari mengatur jadwal syuting, mengatur acting, blocking, dan marking, sampai mengatur kontinuitas adegan. Belum lagi urusan yang menguras emosi. “Ada pemain yang terlambat datang ke tempat syuting hingga dua jam,” kata Iko. Kondisi itu membuat jadwal yang sudah disusun berantakan. “Ada saja alasannya, yang macetlah, yang apalah,” ujarnya. Hal itu membuat pikirannya terbebani, tubuh pun letih dan lemah.

Namun Iko menjamin, kondisi itu tak bertahan lama. “Tiga sampai 4 hari kemudian tubuh saya bugar kembali,” kata Iko. Apa rahasianya? Iko mengonsumsi madu liar pelawan ketika sahur dan malam hari setelah berbuka. Sekali konsumsi sekitar satu sendok makan. Selang tiga hari, Iko merasa tubuhnya bugar kembali. Aktivitas sebagai asisten sutradara yang sudah ia tekuni sejak 2006 itu lancar-lancar saja, meskipun sedang berpuasa.

 

Energi instan

Menurut ahli gizi dari Rumahsakit Imanuel, Bandung dr Dadang Arief Primana MSc SpKO SpGK, saat puasa tubuh terasa lemah lantaran asupan gula kurang memadai. “Dengan berkurangnya jumlah makanan yang diserap tubuh, maka energi pun otomatis berkurang dari biasanya,” tuturnya. Hal itu yang membuat tubuh mudah lelah saat puasa. Supaya cepat kembali bugar, tubuh membutuhkan energi instan. Energi itu didapat dengan mengonsumsi karbohidrat sederhana.

Menurut dr Dadang, pada makanan maupun minuman terdapat 3 jenis karbohidrat yaitu karbohidrat sederhana seperti minuman ringan, sirup; karbohidrat olahan seperti tepung terigu, tepung gandum; dan karbohidrat komplek seperti nasi, gandum. “Karbohidrat sederhana dan olahan lebih cepat diserap tubuh, sementara karbohidrat komplek lebih lambat terserap,” kata dr Dadang.

Oleh karena itu menurut ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia cabang Bandung itu, apabila ingin menyimpan energi dalam jangka waktu lama, sebaiknya konsumsi makanan atau minuman dengan tipe karbohidrat komplek, sementara jika yang dibutuhkan energi dalam waktu cepat bisa mengonsumsi karbohidrat sederhana atau olahan. Madu termasuk golongan minuman karbohidrat sederhana. Oleh karena itu, “Madu cocok untuk kebutuhan energi dalam waktu cepat,” kata dr Dadang. Contohnya saat berbuka puasa.

Dr Ir Lilik Eka Radiati MS, peneliti madu Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, Malang, sepakat gula pada madu cocok untuk memenuhi kebutuhan gula tubuh di bulan puasa. Penyeleksi dan konsultan madu hutan liar Indonesia di Bekasi, Jawa Barat, Ahmad Jumat Suhada, menuturkan saat puasa gula pada madu terdiri dari dua jenis yaitu gula dektrosa dan lefulosa. Menurutnya, gula dektrosa mampu memenuhi kebutuhan gula dalam waktu cepat sehingga sangat cocok untuk berbuka puasa, sementara gula lefulosa berfungsi untuk menstabilkan gula darah. “Dua khasiat itu berada dalam satu herbal yaitu madu,” kata Suhada.

Duabelas jam

Suhada menyarankan, ketika makan sahur sebaiknya mengonsumsi satu sendok makan madu, begitu juga saat berbuka puasa. “Bisa diminum lagi satu sendok ketika malam hari jika ingin sholat malam, atau saat membaca Al-Qur’an,” kata Suhada. Menurut lelaki yang menekuni madu liar sejak 1992 itu satu sendok makan madu sudah bisa mencukupi kebutuhan gula selama 12 jam.

Selain itu madu juga bermanfaat sebagai stabilisator tubuh dalam menghadapi cuaca yang tak menentu dan bersifat antiperadangan tenggorokan. Madu juga kaya aneka enzim yang berfungsi untuk meringankan kerja lambung ketika berbuka puasa.

Farmakolog dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, Prof Dr Sukrasno menuturkan dalam proses metabolisme, tubuh membutuhkan gula untuk diolah menjadi energi, karena ketika gula berkurang otomatis energipun berkurang. “Madu bisa bermanfaat karena gulanya mudah dicerna dan mampu mencukupi kebutuhan gula dalam tubuh,” tuturnya.

Menurut Dr Ir Lilik Eka Radiati MS, konsumsi madu bisa dikombinasikan dengan susu kambing ataupun sapi. “Selain bergizi tinggi, susu bisa mengenyangkan. Jadi waktu puasa bisa tahan lapar,” tuturnya. Karena madu dan susu, aktivitas lancar, ibadah pun khusyu. (Bondan Setyawan/Peliput: Nurul Aldha Mauliddina Siregar dan Pressi Hapsari Fadlillah)

[box type=”success”]Madu Lawan Anemia

Ramadan tak lengkap tanpa kehadiran madu dan kurma. Keduanya terbukti berkhasiat untuk mengatasi lesu dan lemah. Sebab, keduanya mampu meningkatkan kadar hemoglobin penderita anemia. Handri Febriansyah dan Ratna Indriawati dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta meriset kurma dan madu untuk remaja umur 16—18 tahun yang terkena anemia.
Mereka melibatkan 30 remaja laki-laki dalam penelitian itu. Para penderita anemia itu mengonsumsi 15 ml atau satu sendok madu rambutan dan kurma kering. Jumlah itu setara 17 gram karbonhidrat dan 64 kalori. Dosis yang dianjurkan untuk konsumsi harian adalah 1 sendok makan sehari dan dapat dilarutkan dalam 200 mililiter air. Adapun untuk kurma, 7 buah setiap pagi.
Para peneliti itu lalu mengukur kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian. Hasilnya, kadar hemoglobin rata-rata meningkat dari 13,45 g/dl menjadi 14,69 g/dl. Madu dapat mengobati anemia karena mengandung segala zat yang dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin seperti zat besi, asam folat, dan vitamin B12. (Bondan Setyawan/Peliput: Nurul Aldha Mauliddina Siregar)[/box]

Previous articleBulu Ekor Rontok
Next articleSentosa dengan Kurkumin
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img